BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sedikitnya ada 41 orang diamankan oleh jajaran Satreskrim Polresta Banjarmasin, di hari keempat pelaksanaan kegiatan Patroli Ramadan.
Belasan remaja dan puluhan anak di bawah umur tersebut, diamankan oleh petugas pada lokasi berbeda.
Di antaranya yaitu di wilayah Kecamatan Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Timur.
"Mereka kami amankan di tiga lokasi berbeda," kata Kasatreskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, Minggu (22/2/2026).
Eru mengungkapkan, para remaja dan anak-anak tersebut diamankan karena kedapatan sedang menghirup lem.
Selain itu mereka juga diamankan, lantaran terindikasi memiliki rencana untuk melakukan aksi tawuran.
"Kami antisipasi niat mereka untuk tawuran dan perang sarung, kemudian ada juga yang diamankan dalam keadaan mabuk," jelasnya.
Tak hanya mengamankan para pelaku, dalam giat kali ini petugas turut menyita barang bukti berupa senjata tajam sebanyak dua bilah.
Baca juga: Setahun Muhidin-Hasnuryadi, Ketua PDIP Kalsel: Memperluas Ruang Dialog Penting
Baca juga: Diawali Cekcok Mulut, Jukir Pasar Wadai di Banjarmasin Tewas Ditusuk Rekan
"Satu berukuran sekitar 30 cm dan satunya lagi lebih panjang, karena sengaja dirakit menyerupai celurit," jelasnya.
Selanjutnya sejumlah remaja dan anak-anak tersebut diamankan di Mapolresta Banjarmasin, untuk menjalani proses lebih lanjut. "Selanjutnya orangtua mereka akan kami panggil, sekaligus untuk memberikan pembinaan," terang Eru.
Hingga hari keempat pelaksanaan Patroli Ramadan, Polresta Banjarmasin telah mengamankan sebanyak 89 orang.
Mereka yang terjaring oleh petugas, umumnya belum berusia 17 tahun atau masih anak di bawah umur.
Para pelaku diamankan karena sejumlah pelanggaran, mulai dari mengonsumsi minuman beralkohol di tempat umum, ngelem, balapan liar hingga tawuran.
"Tindakan berupa pembinaan, dengan menghadirkan orangtuanya," kata, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurniadi, Minggu (22/2/2026) dini hari.
Selama empat hari melaksanakan Patroli Ramadan, petugas telah mengamankan sebanyak 21 unit motor dari para pelaku aksi balap liar.
Selain itu petugas juga turut menyita barang bukti dua bilah senjata tajam, usai menggagalkan rencana aksi tawuran.
"Khusus yang membawa sajam akan kami proses secara pidana, sedangkan yang lainnya dilakukan pembinaan," jelasnya.
Cuncun menambahkan, patroli malam selama Ramadan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh jajaran Polresta Banjarmasin.
Patroli Ramadan Polresta Banjarmasin dimulai usai salat tarawih hingga menjelang salat subuh, dengan fokus pencegahan gangguan Kamtibmas.
Kegiatan patroli ini akan terus dilaksanakan hingga akhir Ramadan, guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.
"Semoga dengan langkah preventif ini, masyarakat bisa melaksanakan ibadah di Bulan Ramadan dengan khidmat," harapnya. (Banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi)