Meski Tersenyum dengan Sensasi Motor Ducati, Bagnaia 'Trauma' Tak Mau Kesulitan Lagi saat Balapan
Delia Mustikasari February 23, 2026 05:33 AM

LILLIAN SUWANRUMPHA/AFP
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, duduk di garasi pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Minggu (23/2/2026).

BOLASPORT.COM - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, menyelesaikan tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand dengan waktu terbaik keempat pada hari terakhir.

Bagnaia masih di bawah Marco Bezzecchi (Aprilia), Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) dan rekan setimnya, Marc Marquez.

Pembalap asal Italia itu berhasil menurunkan waktu di sesi pagi menjadi 1 menit 28,883 detik yang mengesankan, kurang dari 0,2 detik dari rekor trek  yang ia buat sendiri pada 2024 (1menit 28,700 detik.

Tetapi, Marquez menyerang dengan putaran terbaik 1 menit 28, 836 detik dengan pembalap Spanyol itu memimpin sesi pagi,

Pada sesi latihan terakhir hari ini dan pramusim sore ini, Bagnaia membatasi diri untuk menetapkan kecepatan.

Dia menyelesaikan 18 lap dengan waktu terbaik 1 menit 30,5 detik.

Ia juga disalip oleh Bezzecchi dan Ogura, yang pada menit terakhir melancarkan serangan waktu yang tidak diikuti oleh pembalap asal Turin tersebut.

"Saya senang, baik dengan tes ini maupun dengan pramusim secara umum yang berjalan jauh lebih baik daripada tahun lalu," kata Bagnaia dilansir dari MotoSport Espana.

"Tes Sepang penting, tetapi akhir pekan ini bahkan lebih baikkarena apa yang terjadi tahun lalu," merujuk pada fakta bahwa ia mulai kehilangan kendali atas GP25 selama tes Buriram.

Meskipun Bagnaia keluar dari sore hari untuk menemukan ritmenya, ia hanya menyelesaikan 18 lap, dibandingkan dengan 31 di pagi hari, dengan sembilan lap berturut-turut dalam 1 menit 30 detik.

"Untungnya saya dapat melakukan simulasi balapan pada hari Sabtu karena hari ini saya mengalami masalah di sore hari yang mencegah saya melakukannya," ujar Bagnaia.

"Itu adalah sesuatu yang bisa terjadi selama pengujian, dan jujur ​​saja lebih baik itu terjadi sekarang daripada selama akhir pekan Grand Prix. Tetapi. saya senang."

Mengenai DNA Ducati GP26 dibandingkan dengan motor tahun lalu, Bagnaia menjelaskan bahwa itu berbeda baginya.

"Bagi saya berbeda, tetapi saya bekerja lebih baik pada gaya berkendara saya. Tahun lalu saya kesulitan sejak awal," aku Juara Dunia 2022 dan 2023 itu.

"Tahun lalu, saya memiliki awal yang baik ketika pertama kali tiba di sini, tetapi tidak seperti di Malaysia. Saya sangat kesulitan selama Grand Prix."

"Memang benar saya berhasil naik podium, tetapi perasaan saya tidak begitu baik. Selama pengujian ini, kami bekerja cukup keras pada gaya berkendara baru dan memahami motor."

"Saya pikir kami telah mengambil langkah maju lainnya. "Saya masih merasa ada yang kurang, dan saya harap kita akan memperbaikinya di akhir pekan balapan, tetapi saya senang," ucap Bagnaia.

Bagnaia telah diundang untuk meninggalkan Ducati pada akhir tahun dan akan bergabung dengan Aprilia.

Tetapi sebelum itu, pembalap Italia yang menderita kerugian besar tahun lalu dengan Desmosedici GP25 ini berharap memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya.

"Motor ini memberi saya perasaan yang saya cari meskipun saya masih bisa menemukan sesuatu yang lebih dalam memasuki tikungan dan pengereman," kata Bagnaia.

"Saya butuh sedikit lebih banyak konsistensi dalam pengereman berulang. Terkadang saya mengerem dengan baik, terkadang motor mulai sedikit bergetar."

"Kami melaju lebih cepat di tikungan, jadi kami harus lebih konsisten."

Bagnaia dan pembalap MotoGP lainnya akan kembali ke lintasan pada MotoGP Thailand 2026, 27 Februari-1 Maret.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.