BGN Atur Jadwal Penyaluran MBG saat Ramadhan dan Libur Idul Fitri 2026
Fitriadi February 23, 2026 08:34 AM

 

BANGKAPOS.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) tetap menyalurkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat siswa masuk sekolah pada bulan Ramadhan 2026.

BGM juga telah menetapkan jadwal peniadaan penyaluran MBG selama periode libur dan cuti bersama Idul Fitri 2026.

Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, pada periode cuti bersama dan libur Tahun Baru Imlek, yakni 16-17 Februari 2026, tidak dilakukan pendistribusian MBG.

Begitu pula ketika memasuki awal Ramadhan, yakni 18 hingga 22 Februari, pemberian MBG juga dihentikan sementara dan akan dimulai kembali pada 23 Februari 2026.

Dadan mengatakan, pihaknya tidak menyalurkan MBG pada 18-24 Maret ke seluruh sekolah dan sasaran MBG lainnya karena sudah dilakukan lebih awal.

"Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya yaitu pada hari Selasa, 17 Maret 2026," kata Dadan dikutip dari laman resmi BGN, Rabu (19/2/2026).

Adapun makanan yang disalurkan, kata Dadan, antara lain paket kemasan makanan sehat ditambah dengan tiga paket bundling kemasan sehat. 

Dadan menjelaskan, paket bundling merupakan penggabungan paket makanan kemasan sehat MBG untuk konsumsi beberapa hari yang diserahkan sekaligus.

"Berupa satu paket kemasan makanan sehat ditambah dengan tiga paket bundling kemasan sehat untuk MBG alokasi hari Rabu, 18 Maret 2026 sampai Jumat, 20 Maret 2026," ujarnya.

Dadan menekankan batas maksimal makanan yang telah diterima hanya bertahan untuk tiga hari.

"SPPG wajib menyampaikan edukasi singkat mengenai cara penyimpanan dan konsumsi bertahap paket bundling maksimal tiga hari, serta penegasan bahwa paket adalah khusus untuk sasaran penerima manfaat MBG," ungkapnya.

BGN juga memastikan pelayanan program pemenuhan gizi nasional ini tetap berjalan selama Ramadhan, untuk kelompok rentan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita usia 6–59 bulan pelayanan MBG tetap berjalan penuh selama periode tersebut.

Sementara itu, di wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang tidak menjalankan ibadah puasa, pendistribusian MBG tetap mengikuti jadwal normal seperti hari biasa dengan menu siap santap.

Pembagian MBG Siang Bolong saat Ramadhan Diprotes

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan pembagian makanan kepada siswa pada siang hari selama Ramadhan tidak menjadi persoalan.

Ia menyebut program tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang tetap berjalan dengan memperhatikan aspek gizi anak.

Pernyataan itu disampaikan Chandra menanggapi keluhan sejumlah wali murid yang mempertanyakan pembagian makanan dilakukan saat anak-anak sedang menjalankan ibadah puasa.

“Iya, tapi ini kan program pemerintah pusat. Tidak mungkin pembagian MBG dilakukan saat buka puasa. Masa anak-anak harus kembali lagi ke sekolah sore hari? Itu tidak memungkinkan,” ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, pelaksanaan MBG telah diatur secara nasional sehingga pemerintah daerah tidak dapat mengubah jadwal secara sepihak, termasuk memindahkan pembagian ke waktu berbuka puasa.

Chandra menilai, apabila distribusi dilakukan pada sore hari, justru akan menimbulkan persoalan baru. Selain membebani orang tua, siswa juga harus kembali ke sekolah di luar jam belajar.

“Kalau disuruh balik lagi sore hari, transportasi jadi dua kali. Ada yang sekolahnya jauh, ada yang masih sekolah pagi. Itu malah membebani orang tua,” tegasnya. 

Ia menekankan bahwa persoalan utama bukan pada program MBG, melainkan pada edukasi dari orang tua dan sekolah kepada anak-anak.

Karena itu, lanjut Chandra, peran orang tua dinilai penting dalam membimbing anak agar tetap menjalankan puasa dengan baik.

(Kompas.com/Sania Mashabi, Yunanto Wiji Utomo)
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.