Ngabuburit Ramadan 2026 : Pasar Takjil di Surodinawan Kota Mojokerto Diserbu Pengunjung
Titis Jati Permata February 23, 2026 10:32 AM

 

SURYA.co.id, MOJOKERTO - Warga ramai Ngabuburit berburu takjil di kawasan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (22/2/2026) sore. 

Pantauan SURYA.co.id, meski usai diguyur hujan pada, kawasan tersebut ramai dipadati pengunjung dari warga lokal hingga luar Kota Mojokerto. 

Terdapat 3 lokasi favorit yang paling banyak dikunjungi di antaranya :

  • Pasar dadakan Jalan Raya Suromulang,
  • Jalan Raya Surodinawan
  • Pasar Takjil Ramadan Pasar Ketidur. 


Berkah Pedagang Takjil


Pengakuan salah satu pedagang takjil,  Rani (25) warga Kelurahan Blooto, Kota Mojokerto mengatakan,  masyarakat lebih antusias berburu takjil saat Ramadan tahun 2026 bahkan cenderung lebih ramai jika dibandingkan puasa tahun lalu.

Baca juga: Idola Menu Takjil Ramadan, Roti Canai Karmen Surabaya Mulai Rp 10 Ribu per Porsi

"Pengunjungnya lebih ramai tahun ini, kalau tahun lalu sepi karena hujan terus," ujar Rani saat dijumpai SURYA.co.id, di Pasar Takjil Kota Mojokerto, Minggu. 

Rani mengaku, dirinya tidak pernah absen berjualan di pasar takjil saat Bulan Suci Ramadan. 

Ia berjualan aneka jajajan selama 9 tahun, seperti takoyaki berbagai varian rasa dengan omzet naik drastis di momen Ramadan. 

"Setiap tahun Ramadan kita selalu jualan di sini, ini sudah tahun ke 7. Rata-rata selalu ramai, karena memang sudah menjadi jujukan untuk mencari takjil di Kota Mojokerto," ungkapnya. 

Cuaca Ikut Mendukung

Menurut Rani, cuaca menjadi faktor utama yang menentukan ramainya kunjungan di pasar takjil tersebut. 

"Pasti ramai asalkan tidak hujan, sekarang rata-rata stabil karena hujannya tidak terlalu sering," tukasnya. 


Keseruan Berburu Takjil


Pengunjung juga dapat berburu kuliner khas Ramadan di Pasar Takjil Ramadan kawasan Pasar Rakyat Ketidur, Prajurit Kulon yang berlangsung selama sepekan mulai 26 Februari hingga 4 Maret 2026, pukul 15.00 hingga pukul 21.00 WIB.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyebut, Pasar Takjil Ramadan merupakan upaya pemerintah daerah mendorong ekonomi rakyat dan sekaligus memberikan ruang masyarakat selama bulan suci Ramadan.

"Pasar takjil ini kami hadirkan kembali sebagai ruang interaksi warga, wadah pelaku UMKM dan sarana syiar Ramadan yang menggembirakan. Kami ingin suasana Ramadan di Kota Mojokerto terasa hidup dan penuh kebersamaan," ucap Ning Ita sapaan Wali Kota Kota Mojokerto.

Pemberdayaan Ekonomi Rakyat


Ning Ita mengungkapkan, Pasar Takjil Ramadan 2026 nantinya dimeriahkan dengan kegiatan di antaranya lomba patrol dan bedug melibatkan pelajar SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA, hingga Karang Taruna.

Kemudian, bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih, QRIS Racing dari Bank Indonesia, bazar makanan dan minuman, pasar murah hingga wahana permainan untuk keluarga.

Rangkaian kegiatan ini dapat menjadi hiburan sekaligus edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kita ingin pelajar, pemuda, UMKM, dan koperasi semuanya terlibat,  wujud gotong royong semangat ekonomi kerakyatan," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.