Selama Ramadan 2026, Menu MBG di SMPN 2 Tarakan Diganti Makanan Kering, Sekolah Bakal Evaluasi
Junisah February 23, 2026 04:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Di hari pertama masuk sekolah pasca libur puasa Ramadan. Para siswa dan siswi SMPN 2 Tarakan Kalimantan Utara untuk pertama kalinya menerima makan bergizi gratis (MBG) bentuk makanan kering 

“Alhamdulillah, walaupun dalam kegiatan bulan Ramadan 1447 Hijriah, dari pemerintah maupun pihak pengelola SPPG tetap menyalurkan MBG. Hanya saja, pada bulan ini diganti berupa makanan kering,” ujar Kepala SMPN 2 Tarakan, Abdul Rahman saat diwawancarai TribunKaltara.com, Senin (23/2.2026).  

Abdul Rahman menyampaikan, pemberian MBG dengan makanan kering dilakukan karena mengingat mayoritas siswa dan siswiSMPN 2 Tarakan beragama Islam dan sedang menjalankan ibadah puasa.

"Dari total sekitar 1.035 siswa, sekitar 980 di antaranya merupakan siswa Muslim, sementara sisanya non-Muslim," ucap Abdul Rahmnan.

Baca juga: Menu MBG Ramadan di Nunukan: SPPG Sediakan Roti Ketan Hitam, Kurma, Telur Rebus, dan Kacang Goreng

Abdul Rahman menilai menu makanan kering lebih sesuai dengan kondisi siswa yang berpuasa. Selain itu, bagi siswa dan siswi yang tidak berpuasa karena alasan tertentu seperti sakit atau berhalangan, asupan gizi tetap terpenuhi.

“Tadi kami lihat ada telur, keju, bahkan sejenis kue martabak dan lumpia. Secara gizi kami melihat sudah sesuai kebutuhan mereka. Soal selera mungkin berbeda-beda, tapi secara umum kami merasa cukup,” jelasnya.

Terkait variasi menu MBG, sekolah telah mengonfirmasi untuk menu MBG tidak akan monoton. Menu MBG telah disusun oleh penanggung jawab dapur dan akan dibuat bervariasi agar tidak menimbulkan kejenuhan di kalangan siswa.

“Menu sudah diatur oleh penanggung jawab dapur. Insya Allah bervariasi. Kalau telur nanti menyesuaikan. Kami siap menerima sesuai pengaturan dari pengelola,” katanya.

Tak hanya siswa, guru dan pegawai SMPN 2 Tarakan juga menerima MBG. Dari total sekitar 1.110 penerima, termasuk 75 guru dan pegawai, seluruhnya mendapatkan distribusi hari ini.

Baca juga: Selama Ramadan 2026, Siswa di Tarakan Dapat MBG Kering untuk Buka Puasa

Namun demikian, pihak sekolah akan melakukan evaluasi, terutama terkait daya tahan makanan seperti kulit lumpia goreng dan nmartabak agar tidak cepat basi hingga waktu berbuka.

“Itu akan kami evaluasi. Kalau ada makanan yang cepat berbau atau tidak layak sampai sore, kami minta siswa segera melapor. Ke depan jangan sampai ada makanan yang cepat rusak,” tegasnya.

Selain pelaksanaan MBG, SMPN 2 Tarakan juga gelar Pesantren Ramadan, yang dilaksanakan enam hari, Mulai hari ini hingga Sabtu. Selanjutnya, pembelajaran umum kembali dilaksanakan pada Senin, 30 Maret 2026, tetap diawali dengan kegiatan mengaji bagi siswa Muslim.

Selama Ramadan 2026, jam belajar mengalami penyesuaian, yakni dimulai pukul 08.00 WIT hingga sekitar pukul 13.00 WITA. Jadi siswa dan siswi diperbolehkan pulang setelah MBG dibagikan.

Terkait libur Lebaran, pihak sekolah masih menunggu surat edaran resmi. Namun informasi sementara menyebutkan libur kemungkinan dimulai sekitar 16 atau 17 Maret 2026 dan siswa diperkirakan kembali masuk pada 26 Maret 2026.

Siswa dan Siswi dapat makanan kering 23022026.jpg
MAKANAN KERING- Tampak siswa siswi SMPN 5 Tarakan mendapatkan MBG dalam bentuk makanan kering yang siapkan SPPG Tarakan Kalimantan utara.

Abdul Rahman mengimbau siswa dan siswi untuk menjaga keamanan selama masa libur, terutama agar tidak ugal-ugalan berkendara.

“Kami mengimbau anak-anak untuk menjaga diri, memanfaatkan waktu untuk silaturahmi dengan keluarga dan tetap berhati-hati,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.