Terjaring Patroli saat akan Tawuran, 10 Remaja Ikut Pesantren Kilat Ramadan di Polres Metro Depok
Irwan Wahyu Kintoko February 23, 2026 04:14 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Polres Metro Depok menggelar program Pesantren Kilat Ramadan bagi para pelaku tawuran yang terjaring patroli.

Gelombang pertama pesantren kilat diikuti 10 remaja bertempat di Masjid Al-Ikhlas, lingkungan Polres Metro Depok, pada Sabtu-Minggu (22-23/2/2026).

Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras, mengatakan, program pesantren kilat ini merupakan hasil evaluasi dan diskusi dengan sejumlah kelompok masyarakat di Depok.

Baca juga: 7 Remaja Terlibat Tawuran, Polsek Tambora Bina Lewat Pesantren Kilat

Peserta merupakan remaja atau pelajar yang terindikasi tawuran dan melakukan hal negatif lainnya.

"Kami melakukan pembinaan spiritual bersamaan bulan suci Ramadan," kata Abdul Waras, Senin (23/2/2026).

Menurut Abdul Waras, program pesantren kilat ini sama dengan pendidikan anak di barak militer yang telah dilakukan di sejumlah daerah.

Namun di pesantren kilat, pendidikan lebih dominan pada pembinaan spiritual melalui pembelajaran Al-Qur'an dan tausiyah keagamaan.

Baca juga: Bukan Barak Militer, 10 Remaja yang Terlibat Tawuran di Tambora Dikirim ke Pesantren Kilat

"Harapannya, ada nilai-nilai spiritual yang masuk pada diri mereka, sehingga ada yang membentengi dari hal-hal yang negatif," ucapnya.

Anak-anak remaja ini diharapkan tidak lagi mengikuti aksi tawuran dan menularkan nilai-nilai spiritual dan hal positif ke rekan-rekannya.

Diamankan saat Tawuran 

Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengatakan, 10 remaja yang mengikuti pesantren kilat sebelumnya diamankan polisi karena diduga akan melakukan tawuran.

Mereka diamankan polisi di Jalan Rawasari 2, Cipayung Jaya, Kota Depok, pada Sabtu (21/2/2026) pukul 01.30 WIB. 

Setelah itu mereka dibawa ke Polsek Pancoran Mas dan didata disaksikan orang tua masing-masing untuk mengikuti pesantren kilat di Masjid Al-Ikhlas Polres Metro Depok.

Baca juga: Terlibat Tawuran, 12 Remaja di Tambora Jakbar Dibina Melalui Pesantren Kilat selama 7 hari

Polres Metro Depok telah membuat program pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada peserta pesantren kilat.

Mulai sahur bersama, salat subuh berjamaah, dzikir, kultum yang pematerinya dari NU (Nahdlatul Ulama) dan Muhammadiyah, konseling psikologis, latihan PBB, sampai buka puasa bersama.

Tak ketinggalan, salat 5 waktu, salat tarawih, hingga tadarusan.

"Semoga ada efek jera dan sadar untuk tidak melakukan aksi tawuran," tegasnya. (m38) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.