Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Pipa milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, mengalami kebocoran yang berada di Kampung Sukaherang Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Kebocoran tersebut terjadi akibat adanya pekerjaan galian drainase di lokasi setempat. Gangguan ini berdampak pada penutupan sementara aliran air ke sejumlah wilayah pelayanan.
Adapun wilayah terdampak meliputi Cabang Tamansari, sebagian wilayah Cabang Singaparna, Tasikmalaya Barat, Tasikmalaya Timur, Kawalu, Cibeureum, dan Manonjaya.
Kasubag Pengolahan Data Pelanggan Bagian Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sukapura, Udha Gunawan, menjelaskan bahwa kebocoran terjadi pada pipa jenis ACP (Asbestos Cement Pipe) berdiameter 300 mm yang merupakan salah satu jalur distribusi utama.
"Sehubungan dengan adanya kebocoran pipa ACP 300 milimeter yang diakibatkan oleh galian drainase di wilayah Sukaherang Singaparna, maka aliran air untuk sementara waktu kami tutup guna proses perbaikan," kata Udah dikonfirmasi TribunPriangan.com.
Baca juga: Longsor Masih Tutup Akses Alternatif Dua Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya
Udha menjelaskan, untuk estimasi pekerjaan perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar satu hari.
Namun, proses normalisasi aliran air diprediksi membutuhkan waktu lebih lama, yakni sekitar lima hari hingga distribusi kembali stabil sepenuhnya.
Ia mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar dapat menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai dan selama proses normalisasi berlangsung.
"Kami berupaya maksimal agar pelayanan bisa kembali normal secepat mungkin. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi," ungkap Udha.(*)