Daftar Korban Arteta Bertambah: Postecoglou hingga Tudor, Semua Tumbang di Laga Debut
Endra Kurniawan February 23, 2026 05:23 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan telak yang diraih Arsenal saat membantai Tottenham Hotspur pada pekan ke-27 Liga Inggris, Minggu (22/2/2026) tadi malam menyisakan berbagai makna.

Salah satunya menyoal sikap adaptif yang dimiliki Mikel Arteta selaku pelatih Arsenal.

Tak bisa disangkal, Arteta menghadapi banyak pertarungan menarik dalam menangani Arsenal sepanjang musim ini.

Termasuk menyoal ujian Arsenal saat bertemu dengan lawan tertentu yang kebetulan sedang proses berganti pelatih baru.

Setidaknya ada tujuh klub yang melakukan pergantian pelatih baru, yang telah dihadapi Arteta musim ini.

Tottenham barangkali menjadi klub terbaru alias ketujuh yang masuk dalam kategori list tersebut.

Seperti diketahui, Tottenham resmi memecat Thomas Frank dari jabatannya sebagai pelatih pada Rabu (11/2/2026) lalu.

Kala itu, Thomas Frank dipecat setelah kalah melawan Newcastle United dengan skor 1-2 pada laga pekan 26.

Setelah memecat Thomas Frank, Tottenham akhirnya menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih penggantinya.

Kebetulan, penunjukkan Igor Tudor sebagai pelatih anyar ini terjadi sebelum Tottenham melakoni Derbi London Utara melawan rival sekotanya, Arsenal.

Baca juga: Merah Merona Arsenal di Derbi London Utara, Tottenham Beda Level dari The Gunners

Alih-alih mampu membuat permainan Tottenham lebih menggigit, debut Igor Tudor sebagai pelatih justru berakhir tragis.

Terlalu banyaknya pemain kunci Tottenham yang absen, membuat Igor Tudor benar-benar kekurangan opsi.

Tottenham akhirnya harus menyerah dengan skor 1-4 saat menjamu Arsenal di kandangnya sendiri, tadi malam.

Brace gol yang dicetak Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres menjadi biang kerok kekalahan Igor Tudor dalam debutnya sebagai pelatih Tottenham.

Bagi Igor Tudor, kekalahan telak dalam sebuah laga derbi di kandang sendiri, jelas membuat posisinya langsung tertekan.

Dengan sisa laga yang ada, ia tidak punya banyak pilihan, selain membawa Tottenham segera bangkit.

Karena jika tidak, Tottenham terancam terdegradasi ke Divisi Championship pada musim depan.

Sikap Adaptif Arteta Lawan Pelatih Baru

Disisi lain, kemenangan telak atas Tottenham kian membuktikan sikap adaptif Arteta saat menghadapi musuh yang sedang mengalami transisi berganti pelatih baru.

Sebelumnya, Arteta sudah merasakan berulang kali momen yang sama, dan tetap membawa Arsenal menang di akhir laga.

Sebut saja saat melawan Nottingham Forest yang kala itu sedang berganti pelatih dari Nuno Espirito Santo ke Ange Postecoglou.

Tepat pada laga matchday keempat Liga Inggris, Arsenal menang telak atas Nottingham Forest dengan skor 3-0 di Emirates, dan memberi debut yang memilukan bagi Ange Postecoglou di klub barunya tersebut.

MERAYAKAN GOL - Para pemain Arsenal merayakan gol Martin Zubimendi ke gawang Nottingham Forest dalam lanjutan matchday keempat Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Sabtu (13/9/2025) malam WIB.(Foto diunduh dari Instagram Arsenal)
MERAYAKAN GOL - Para pemain Arsenal merayakan gol Martin Zubimendi ke gawang Nottingham Forest dalam lanjutan matchday keempat Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Sabtu (13/9/2025) malam WIB.(Foto diunduh dari Instagram Arsenal) (Instagram Arsenal)

Pada momen lainnya, Arteta kembali melakukan hal sama ke klub yang berbeda.

Mulai dari kepada Nuno Espirito Santo (West Ham), Liam Rosenior (Chelsea), dan Ryan Lowe (Wigan Athletic).

Saat berhadapan dengan Nuno Espirito Santo yang kebetulan menjalani laga kedua sebagai pelatih West Ham.

Baca juga: Update Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kukuh di Puncak, 4 Besar Zona Liga Champions Memanas

Arsenal diketahui mampu mengalahkan klub tersebut dengan skor 2-0 di Stadion Emirates, pada pekan 7.

Hal sama juga berlaku kepada Liam Rosenior saat melakoni pertandingan kedua sebagai juru taktik Chelsea.

Liam Rosenior dikalahkan Arsenal yang dilatih Arteta dengan skor 2-3 di Stamford Bridge, pada laga leg pertama semifinal Piala Carabao.

Graham Barrow pun juga merasakan hal sama saat mengisi pos pelatih sementara Wigan saat timnya berhadapan dengan Arsenal di ronde keempat Piala FA.

Wigan tak berkutik saat dibantai Arsenal dengan skor 4-0 di Stadion Emirates.

REAKSI ARTETA - Pelatih asal Spanyol Mikel Arteta dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions 2024/2025 antara Arsenal vs Paris saint-Germain (PSG) di Stadion Emirates, Rabu (30/4/2025) - (Website Arsenal - 30/4/2025)
REAKSI ARTETA - Pelatih asal Spanyol Mikel Arteta dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions 2024/2025 antara Arsenal vs Paris saint-Germain (PSG) di Stadion Emirates, Rabu (30/4/2025) - (Website Arsenal - 30/4/2025) (Arsenal.com)

Barangkali, dua sosok pelatih yang terhindar dari kekalahan saat berganti juru taktik baru melawan Arsenal ialah Michael Carrick (Manchester United) dan Sean Dyche (Nottingham Forest).

Saat Arsenal bertanding melawan Manchester United yang dilatih Carrick, Meriam London tumbang 2-3 di kandang.

Lalu saat meladeni Nottingham Forest yang telah berganti pelatih ditangani Sean Dyche, Arsenal hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

Melihat adaptasi Arteta yang cukup positif ketika menghadapi lawan tertentu yang sedang berganti pelatih.

Arsenal pun tampak sedang memetik buah manisnya, di mana mereka masih aktif berjuang meraih gelar di empat kompetisi berbeda.

Khusus di Liga Inggris, Arsenal kian mempertegas posisinya di puncak klasemen, setelah menang atas Tottenham, tadi malam.

Dengan koleksi 61 poin dari 28 laga, Arsenal sementara berhak unggul lima angka dari Manchester City selaku pesaing utamanya di jalur terdepan perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.