Nenek Bayi yang Dibuang di Kampar Tiba-Tiba Muncul, Ungkap Hubungan Terlarang
Muhammad Ridho February 23, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Asesmen orangtua asuh untuk bayi yang dibuang di Desa Balam Jaya Kecamatan Tambang terhenti. Padahal calonnya sudah ditemukan. 

Ada pihak yang mengklaim bayi itu tiba-tiba muncul.

Kepala Dinas Sosial Kampar, Agustar mengungkap pihak yang mengklaim itu mengaku sebagai nenek. 

"Ada yang mengaku nenek. Ibu dari ibu kandung bayi itu," ungkapnya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (23/2/2026). 

Ia mengatakan, orang yang mengaku sebagai nenek itu datang dari Kabupaten Indragiri Hilir. Orang itu menjumpai Dinas Sosial.

"Yang mengaku keluarga sebagai nenek mau mengambil bayi itu," katanya. Orang itu mengaku putrinya korban hubungan terlarang. 

Putrinya berhubungan dengan seorang pria yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Hubungan itu berjalan sampai putrinya hamil dan melahirkan di luar nikah.

Pria itu tidak bertanggung jawab.

"Karena kesal kepada laki-laki itu, jadi ibu kandungnya membuang bayi itu," katanya menceritakan pengakuan nenek bayi. 

Menurut dia, wanita itu mengaku hubungan putrinya terjalin di Batam, Kepulauan Riau. Putrinya merantau ke Batam untuk kuliah. 

Baca juga: Pengasuh Bayi yang Dibuang di Kampar Sedang Asesmen, Dinsos Dapat Kabar Orangtua Kandung Diproses

Baca juga: Kondisi Bayi yang Diduga Dibuang di Kampar: Mata Bengkak Digigit Semut Sampai Tertutup

Baca juga: Cerita Sedih Bidan di Kampar Saat Memandikan Bayi yang Dibuang: Kok Tega Ya

"Ibunya kandungnya mengaku ke keluarga sudah membuang bayi itu," ungkapnya. 

Anehnya, kata dia, ibu kandung bayi itu belum muncul. Pihak Dinsos mempertanyakan keberadaan ibu kandung.

"Katanya ibu kandungnya takut," katanya.

Oleh karenanya, Dinsos belum menerima klaim itu. Pihaknya meminta ibu kandung itu dihadirkan. 

Ia mengatakan, pihak Kepolisian Resor Kampar sedang menangani klaim tersebut. Klaim itu akan divalidasi dengan hasil tes DNA. 

"Harus ada tes DNA supaya tidak menjadi persoalan hukum di kemudian hari," katanya. Ia menyatakan, bayi itu masih dirawat di RSUD Bangkinang.

Bayi itu ditemukan di tepi jalan tanah bersemak belukar oleh seorang warga yang sedang melintas pada Jumat (23/1/2026) sore.

Bayi itu diperkirakan baru berumur satu pekan saat dibuang. 

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.