Gubernur Lampung Tinjau Perbaikan Jalan Pattimura dan Metro–Kota Gajah, Target Tuntas Jelang Lebaran
soni yuntavia February 23, 2026 10:19 PM

Tribunlampung.co.id, Metro – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung perbaikan jalan rusak di ruas Pattimura, Kota Metro, Senin (23/2/2026). 

Ia tampak berjalan di tepi badan jalan yang berlumpur di dekat alat berat, mengenakan kemeja lengan panjang berwarna hijau zaitun yang digulung hingga pergelangan, celana panjang krem, sepatu olahraga abu-abu, serta topi hitam dan kacamata. 

Di tengah genangan air dan hamparan aspal yang terkelupas, Mirza sesekali memperhatikan kondisi jalan yang sedang diperbaiki.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan perbaikan berjalan cepat agar jalan tetap aman dilalui masyarakat menjelang Ramadhan dan arus mudik Lebaran. 

Di sekitar lokasi, alat berat dan pekerja terlihat bersiaga melakukan penambalan dan perataan jalan, sementara warga setempat turut menyaksikan dari tepi jalan dan depan bangunan bengkel kayu di sekitar ruas tersebut.

Di ruas Jalan Pattimura, Gubernur Mirza memastikan perbaikan berupa penutupan lubang dan perataan badan jalan dilakukan secara cepat dan sesuai standar teknis. 

Ia menegaskan kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat melintasi jalan dengan aman dan nyaman.

Menurutnya, kerusakan jalan tidak hanya disebabkan beban kendaraan, tetapi juga karena sistem drainase yang kurang optimal. 

Saluran air yang tersumbat hingga meluap ke badan jalan dinilai menjadi salah satu penyebab utama kerusakan.

“Drainase harus dipastikan bersih dan berfungsi dengan baik agar air tidak menggenang dan merusak badan jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk sementara pemerintah melakukan pemeliharaan agar jalan tetap bisa dilalui dengan aman. 

Setelah Lebaran, ruas Jalan Pattimura sepanjang sekitar satu kilometer direncanakan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton dengan anggaran sekitar Rp10 miliar.

Sementara di ruas Metro–Kota Gajah, Gubernur meninjau pengerukan saluran air di bahu jalan guna memastikan aliran air tetap lancar dan mencegah genangan. 

Pada ruas tersebut juga dilakukan penutupan lubang dan perataan badan jalan.

Pemeliharaan ini merupakan langkah respons cepat untuk menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

Selain itu, Gubernur juga meninjau ruas Bandar Jaya–Simpang Mandala, Lampung Tengah, yang pada 2025 telah dibangun menggunakan konstruksi rigid beton.

Penanganan serupa juga dilakukan di sejumlah ruas strategis lainnya oleh UPTD di masing-masing wilayah, antara lain ruas Kali Rejo–Bangun Rejo, Kotabumi–Bandar Abung, serta Daya Murni–Gunung Batin.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan penanganan yang dilakukan saat ini merupakan pemeliharaan rutin dan darurat dengan fokus pada perbaikan titik-titik kerusakan.

“Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui. Ruas yang masuk pemeliharaan kami tangani sebelum Lebaran supaya tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemeliharaan jalan berbeda dengan program pembangunan 62 ruas jalan provinsi tahun 2026 yang akan dilaksanakan setelah proses tender selesai pasca Lebaran.

“Pemeliharaan menjelang Lebaran tetap berjalan, sedangkan pembangunan 2026 dilaksanakan setelah tender. Ini dua proses yang berbeda dan tidak saling tumpang tindih,” jelasnya.

Pemprov Lampung juga menyiapkan pembangunan infrastruktur di 62 ruas jalan provinsi yang akan dilaksanakan setelah Lebaran. 

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Lampung. ( Tribunlampung.co.id / Riyo Pratama )



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.