Bertahan di Peringkat Kelima, PSMS Masih Berpeluang Tembus Papan Atas
Truly Okto Hasudungan Purba February 24, 2026 12:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto menegaskan bahwa peluang timnya untuk bersaing di papan atas klasemen Grup A Pegadaian Championship musim 2025/2026 masih terbuka lebar.

Optimisme itu muncul setelah melihat hasil pertandingan para kompetitor pada akhir pekan lalu. Meski PSMS Medan harus menelan kekalahan 0-2 dari Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Sabtu (21/2), posisi Ayam Kinantan belum tergeser jauh dari persaingan.

Saat ini PSMS masih bertahan di peringkat kelima klasemen Grup A dengan koleksi 29 poin, hasil dari delapan kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kekalahan. Raihan tersebut membuat jarak dengan tim-tim di atasnya belum terlalu jauh, terutama dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak.

Hasil kurang maksimal juga dialami rival terdekat PSMS, Persiraja Banda Aceh. Tim berjuluk Laskar Rencong itu takluk 0-1 dari FC Bekasi City di Stadion Patriot Chandrabaga, Minggu (22/2) malam. Kekalahan tersebut membuat Persiraja tetap berada di peringkat keenam dengan selisih satu poin dari PSMS.

Sementara itu, FC Bekasi City berhasil memperlebar jarak di posisi keempat dengan koleksi 33 poin. Tambahan tiga angka membuat persaingan menuju zona papan atas semakin ketat.

Di papan teratas, Garudayaksa FC juga terpeleset setelah kalah 0-1 saat bertandang ke markas Sumsel United FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (22/2) malam. Meski pulang tanpa poin, Garudayaksa FC masih memimpin klasemen dengan 37 poin, unggul selisih gol atas Adhyaksa FC Banten yang memiliki poin sama.

Sumsel United FC sendiri kini menguntit di posisi ketiga dengan 34 poin, membuat jarak antartim di papan atas kian rapat dan membuka peluang perubahan posisi di setiap pekan tersisa.

Dengan kondisi tersebut, peluang PSMS untuk menembus empat besar bahkan bersaing lebih jauh masih terbuka. Terlebih, kompetisi masih menyisakan tujuh pertandingan yang akan menjadi penentu nasib Ayam Kinantan musim ini.

Eko Purdjianto menegaskan timnya tidak boleh lagi kehilangan poin jika ingin menjaga asa tersebut. Ia meminta para pemain tetap fokus dan memaksimalkan setiap laga tersisa. “Ya, masih ada peluang kan, kita kan masih bisa mengejar. Makanya di sisa pertandingan ini kita jangan sampai kehilangan poin lagi. Jadi kita pun masih optimis,” ujarnya.

Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama. Selain memperbaiki kekurangan dari laga sebelumnya, tim juga harus menjaga mental bertanding agar tidak terpengaruh hasil negatif. Dengan persaingan yang semakin ketat di Grup A, setiap poin menjadi sangat berharga. PSMS Medan kini dituntut tampil lebih solid dan efisien dalam memanfaatkan peluang agar mampu merangsek ke papan atas klasemen sebelum musim berakhir. 

Baca juga: Pengprov Muaythai Indonesia Sumut Siapkan Atlet Menuju Program PPI

Kim Jeung Ho Absen
PELATIH PSMS, Eko Purdjianto menegaskan bahwa timnya sudah melakukan evaluasi menyeluruh atas kekurangan di pertandingan sebelumnya. Ia memastikan seluruh elemen tim kini fokus menatap laga berikutnya. “Ya persiapan kita siapkan, sudah kita evaluasi dari pertandingan kemarin. Kita menatap pertandingan berikutnya, jadi kita siapkan tim,” kata Eko.

Dalam lawatan kali ini, PSMS mendapat suntikan tenaga baru. Dua pemain yang sebelumnya absen akibat akumulasi kartu, Erwin dan Adlin, kembali tersedia dan telah bergabung dengan skuad. Kehadiran keduanya dinilai akan menambah kedalaman tim, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan dan variasi strategi. “Kita ada Erwin dan Adlin yang datang dari Medan menambah kekuatan kita. Erwin dan Adlin dijadwalkan hari ini berangkat,” katanya.

Kembalinya dua pemain tersebut menjadi kabar positif di tengah absennya sang kapten, Kim Jeung Ho. Pemain asal Korea Selatan itu dipastikan tidak dapat tampil karena akumulasi kartu kuning yang diterimanya pada laga sebelumnya. “Iya, Kim bakal absen. Kemarin kartu kuning yang tidak perlu. Kalau Kim tidak ada, kita kan sudah siap lagi dengan Erwin. Jadi kita tetap optimis,” jelasnya.

Absennya Kim tentu menjadi kehilangan tersendiri mengingat perannya sebagai pemimpin di lapangan. Namun tim pelatih menilai komposisi pemain yang ada tetap kompetitif dan siap menjalankan instruksi taktik. (cr29/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.