TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Polresta Cilacap, Jawa Tengah, memetakan setidaknya ada tiga titik rawan macet atau troublespot yang harus diwaspadai jelang arus mudik Lebaran 2026.
Selama Ramadan ini, Polresta Cilacap mencatat adanya peningkatan mobilitas masyarakat.
"Selama Ramadan hingga menjelang mudik Lebaran, volume kendaraan cenderung meningkat sehingga kami lakukan pemetaan titik rawan dan menyiapkan pos pengamanan untuk mengantisipasi kepadatan maupun kecelakaan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Cilacap Iptu Adim Haryoko, Selasa (24/2/2026).
Adi mengatakan, hasil pemetaan sementara ada tiga titik rawan macet di Cilacap, yaitu:
Baca juga: Maling Motor Saat Waktu Sahur di Karangpucung Cilacap Ditangkap
Menurutnya, kepadatan arus lalu lintas di tiga ruas jalan tersebut dipicu tingginya aktivitas masyarakat, terutama pada sore hari menjelang berbuka puasa dan malam hari setelah salat tarawih.
"Pada jam-jam tertentu, khususnya menjelang buka puasa, terjadi lonjakan kendaraan di beberapa ruas jalan utama," katanya.
Selain titik rawan macet, Satlantas Polresta Cilacap juga memetakan sejumlah blackspot atau titik rawan kecelakaan lalu lintas yang perlu diwaspadai pengendara.
Adapun titik rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Cilacap meliputi:
Baca juga: Cilacap Bidik Investasi Rp 66,6 Miliar, Industri Kelapa Terpadu Bakal Berdiri di Kesugihan
Adim mengungkapkan, kondisi jalan yang lurus dan panjang serta faktor kelalaian pengendara menjadi penyebab tingginya potensi kecelakaan di sejumlah titik tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi," tegasnya.
Untuk mendukung pengamanan Ramadan dan arus mudik Lebaran 2026, Polresta Cilacap mendirikan pos pengamanan dan pos pemantauan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis.
"Pos pengamanan dan pos pantau nantinya akan kami siagakan untuk melakukan pengaturan arus, patroli, serta memberikan pelayanan bagi pemudik agar situasi tetap aman dan kondusif," kata Adim. (*)