Ratusan Warga Kuta Terdampak Banjir, Kades Minta Bantuan Sembako
Laelatunniam February 24, 2026 06:20 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Ratusan warga di 12 kekadusan di Desa Kuta, Lombok Tengah, terpaksa menjalankan ibadah puasa di tengah kepungan banjir lumpur dan material batu, Selasa (24/2/2026). Meski air mulai surut, warga kini kesulitan beraktivitas akibat sisa material yang menutupi permukiman.

Kepala Desa Kuta, Lalu Mirate, mengungkapka banjir kali ini membawa penderitaan mendalam karena terjadi tepat di bulan Ramadhan.

Buruknya sistem drainase membuat air mudah meluap dan membawa material batu yang merusak tembok rumah warga.

“Mudah-mudahan ada harapan sembako. Karena masyarakat gak bisa keluar untuk berbuka puasa dan segala macamnya,” ujar Mirate saat dihubungi.

Selain pangan, Mirate menjelaskan warga juga membutuhkan dukungan untuk perbaikan infrastruktur hunian yang terdampak hantaman arus.

“Iya (kami) butuh sih bantuan kalau memang ada bantuan terutama sembako, bila perlu ada semen itu, semen pasir,” tambahnya.

Banjir terparah dilaporkan menerjang Dusun Mong Alung dan Dusun Rangkap 2, kawasan yang berdekatan dengan Sirkuit Mandalika. Di Dusun Rangkap 2, tercatat sedikitnya 200 Kepala Keluarga (KK) terdampak dengan kerugian material yang cukup besar.

Berdasarkan laporan warga, ketinggian air dan derasnya arus sempat membuat situasi mencekam, bahkan terekam momen warga setempat mengevakuasi seorang warga negara asing (WNA) dari kepungan banjir.

Saat ini, warga sangat mengharapkan langkah cepat pemerintah untuk penyaluran logistik dan perbaikan drainase guna mencegah banjir susulan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.