TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mulai menggencarkan agenda tahunan Tim Safari Ramadan (TSR) sebagai jembatan komunikasi antara birokrasi dan masyarakat.
Membuka rangkaian kunjungan tersebut, Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi menyambangi Musholla Taqwa di Jorong Bangko Tangah, Nagari Bomas, Kecamatan Sungai Pagu, Senin (24/2/2026) malam.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melakukan jemput bola aspirasi sekaligus melaporkan progres pembangunan.
Wabup Yulian Efi menegaskan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan emosional antara pemimpin dan warga.
Baca juga: Bupati Khairunas Pimpin Safari Ramadan di KPGD, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Solok Selatan
Dalam sambutannya di hadapan jemaah, Yulian menjelaskan keterbatasan jangkauan fisik pemerintah dalam menjangkau seluruh rumah ibadah di wilayah tersebut.
Dari total lebih dari 350 masjid dan musala yang tersebar di Solok Selatan, tahun ini pemerintah hanya mampu mengunjungi 34 titik secara formal.
Adapun rinciannya, sebanyak 28 titik dikunjungi oleh tim kabupaten, sementara enam titik lainnya menjadi tanggung jawab tim safari dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Meski jumlahnya terbatas, titik-titik ini dipilih secara representatif untuk mewakili suara masyarakat di tiap kecamatan.
Yulian Efi menekankan bahwa fokus utama Pemerintah Kabupaten Solok Selatan saat ini tetap berada pada koridor visi dan misi yang telah disepakati.
Baca juga: Bupati Khairunas Siapkan Strategi Bangun Solok Selatan di Tengah Pemangkasan Anggaran Pusat
Tiga sektor fundamental yang menjadi sorotan utama adalah pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM.
Di sektor pendidikan, pemerintah berkomitmen melanjutkan program seragam sekolah gratis guna meringankan beban orang tua murid. Sementara itu, di bidang kesehatan, capaian impresif ditunjukkan dengan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan yang kini telah menyentuh angka 99,07 persen dari total populasi.
Meskipun saat ini postur anggaran daerah tengah mengalami efisiensi, Yulian mengeklaim bahwa sinergi lintas sektoral menjadi kunci keberlangsungan pembangunan.
Kolaborasi dengan perwakilan di tingkat pusat (DPR RI) dan provinsi (DPRD Sumbar) disebut menjadi kanal penting dalam menarik dana ke daerah.
"Kehadiran perwakilan kita di legislatif, seperti Bapak Zigo Rolanda di DPR RI, sangat membantu dalam memastikan ketersediaan anggaran untuk pembangunan fisik di Solok Selatan," ujar Yulian di hadapan para jemaah.
Secara lebih rinci, Yulian memaparkan bahwa pada tahun anggaran 2026 ini, Solok Selatan berhasil mendapatkan alokasi dana pembangunan sebesar Rp264 miliar.
Angka fantastis ini setara dengan 34 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Solok Selatan.
Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai proyek strategis, salah satunya adalah bantuan stimulan perumahan swadaya sebanyak 300 unit dengan nilai Rp6 miliar.
Baca juga: Jadwal Safari Ramadan Solok Selatan 23 Februari 2026, Cek Lokasi Masjid dan Nama Penceramah
Selain itu, sektor air bersih juga mendapatkan porsi besar melalui proyek SPAM Sungai Aro di KPGD dengan total anggaran mencapai Rp44,5 miliar.
Pemerintah juga menitikberatkan pada konektivitas wilayah dengan mengalokasikan dana preservasi jalan dan jembatan.
Ruas jalan Surian hingga Padang Aro mendapatkan kucuran dana Rp31 miliar, sedangkan jalur Padang Aro menuju Batas Jambi dialokasikan sebesar Rp23,5 miliar.
Pembangunan infrastruktur yang masif ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal yang selama ini terkendala aksesibilitas.
Termasuk di dalamnya adalah program Inpres jalan daerah untuk ruas Sungai Sungkai menuju Sungai Rumbai yang menelan biaya Rp68 miliar.
Baca juga: Pemkab Solok Selatan Buka Pojok Pajak, ASN Dipermudah Lapor SPT Tahunan di Kantor Bupati
Sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas ibadah, dalam kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Solok Selatan juga menyerahkan dana hibah sebesar Rp30 juta untuk Musholla Taqwa.
Selain uang tunai, diserahkan pula sejumlah perangkat sholat dan mushaf Al-Quran untuk menunjang aktivitas jemaah.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, mulai dari Ketua GOW Bet Yulian Efi, anggota DPRD Solok Selatan Ositama, hingga jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan BAZNas Solok Selatan.
Dialog hangat antara warga dan pejabat pun menutup rangkaian safari perdana tersebut.(*)