BANJARMASINPOST.CO.ID – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan memastikan harga bahan pokok di daerah masih relatif stabil menjelang Ramadan hingga Idulfitri 1447 H. Namun, sejumlah komoditas seperti cabai dan bawang merah mulai menunjukkan kenaikan harga.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi usai melakukan pemantauan sektor pangan dan perdagangan di Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (23/2/2026).
Menurut Yani Helmi, secara umum kondisi inflasi di Kalimantan Selatan masih terkendali dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.
“Alhamdulillah, hari ini kami melihat inflasi tidak terlalu tinggi dan cenderung stabil. Hanya di beberapa komoditi seperti cabai dan bawang merah yang mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar,” ujarnya.
Ia menegaskan, stabilitas harga bahan pokok harus terus dijaga terutama selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri, ketika kebutuhan masyarakat meningkat.
“Kami berpesan agar harga-harga tetap dijaga selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Jangan sampai terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat,” katanya.
Selain memantau harga bahan pokok, Komisi II DPRD Kalsel juga menyerap masukan dari pemerintah daerah terkait penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Perdagangan yang saat ini memasuki tahap finalisasi.
Masukan dari daerah dinilai penting agar regulasi yang disusun dapat menyesuaikan kondisi riil di lapangan.
“Sedikit banyaknya kami mendapatkan gambaran dan masukan dari kabupaten sebagai bahan penyempurnaan Raperda Penyelenggaraan Perdagangan yang saat ini sedang dalam tahap finalisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel Jahrian menekankan pentingnya standarisasi alat ukur dan timbangan dalam aktivitas perdagangan melalui sistem tera yang akurat.
Menurutnya, ketidaksesuaian ukuran dan timbangan dapat merugikan masyarakat maupun negara.
“Apabila ukuran dan timbangan bermasalah tentu dapat menimbulkan kerugian, bukan hanya bagi masyarakat tetapi juga bagi negara. Karena itu pengawasan dan standarisasi tera harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Kunjungan Komisi II DPRD Kalsel tersebut diterima Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu, Romatua S Simanjuntak.
Ia menyebutkan kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan dalam upaya pengendalian harga dan pengawasan perdagangan di daerah. (*)