BULE Amerika Heran Banjir Bali Bisa Separah Ini, Lumpuhkan Jalan Dewi Sri Legian, Ini Kata Hector
Anak Agung Seri Kusniarti February 24, 2026 10:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Hujan intensitas tinggi disertai angin kencang, melanda Bali sejak Minggu (22/2/2026) hingga hari ini (24/2/2026) mengakibatkan banjir di sejumlah titik di wilayah Badung dan Kota Denpasar.

Jalan Dewi Sri Legian, Kecamatan Kuta, Badung, menjadi titik terparah banjir yang melanda Badung sejak dini hari tadi, bahkan ketinggian air setinggi dada orang dewasa.

Dan Jalan Dewi Sri pun lumpuh, akibat banjir yang mulai meninggi sejak pukul 04.00 WITA dini hari tadi hingga pukul 14.30 WITA belum terlihat debit air surut.

Tim SAR gabungan dengan cepat merespon permintaan evakuasi, terhadap warga maupun wisatawan yang terjebak banjir.

Baca juga: BANJIR Setinggi Dada Orang Dewasa di Dewi Sri Kuta, 12 Orang Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Baca juga: POHON Tumbang Kepung Buleleng, Sebabkan Kemacetan, Pengendara Sepeda Motor Dilarikan ke Rumah Sakit!

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban yang terjebak banjir di seputaran Jl. Dewi Sri Legian.
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban yang terjebak banjir di seputaran Jl. Dewi Sri Legian. (Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, menerjunkan 11 personel dan satu unit perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir di Dewi Sri Legian

Begitu pula dari Brimob Polda Bali dan Balawista. Sebanyak tiga unit perahu karet dan tiga unit kano digunakan dalam upaya evakuasi.

Dinas PUPR Kabupaten Badung pun, langsung menerjunkan pompa portable di sejumlah titik di Jl. Dewi Sri Legian agar banjir cepat surut.

Plt. Kepala Dinas PUPR Badung, Anak Agung Rama Putra, mengatakan pompa telah dioperasikan sejak dini hari. 

Meski demikian, hingga pukul 10.00 WITA kondisi air di sejumlah titik masih terpantau tinggi sehingga pompa tetap difungsikan hingga siang.

“Pompa di Dewi Sri dan Kartika Plaza mulai beroperasi pukul 00.47 WITA. Saat itu tinggi muka air mencapai 160 sentimeter,” kata Rama Putra.

Salah satu wisatawan asing (WNA) asal Amerika Serikat, Hector Benavides (50), tidak menyangka Pulau Bali yang seindah ini bisa banjir seperti sekarang.

"Bali adalah kota yang indah di dunia, tidak ada dalam pikiran saya Bali banjir. Di mana hujan terjadi sejak tiga hari terakhir secara ekstrem. Saya tahu itu bahwa pemerintah sini pasti menangani masalah banjir ini dengan cepat," ujar Hector saat ditemui di Jl. Dewi Sri Legian.

Menindaklanjuti Jl. Dewi Sri Legian kembali dilanda banjir, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta atau lebih akrab disapa Gus Bota, langsung mengecek kondisi banjir dan penanganan oleh Dinas PUPR Badung.

Sesuai dengan yang saya lihat tadi, memang satu hal kendalanya adalah daerah di sini itu rendah, terus pada saat kita akan buang dia ke Tukad Mati, Tukad Mati tingginya (debit air) sama, jadi akan terjadi buang ke sana, habis itu balik lagi ke sini," ujar Wabup Gus Bota.

Menurutnya satu-satunya cara dengan situasi sekarang, kita menunggu surutnya Tukad Mati sehingga bisa kita buang air yang menggenangi Jl. Dewi Sri dengan pompa ke Tukad Mati.

Selanjutnya proyek pelebaran drainase menggunakan box culvert, berukuran hingga 2 meter akan segera dipasang di titik-titik krusial seperti Jalan Dewi Sri IV, Jalan Pandawa dan Campuhan.

"Sudah kita lihat bersama tadi, ada beberapa box culvert yang sudah siap pemasangan nanti di Jalan Dewi Sri IV, Jalan Pandawa dan Campuhan akan dibangun drainase. Saya rasa di tahun ini, dalam beberapa bulan ini sudah bisa terpasang," imbuh Wabup Gus Bota. 

Ia berharap dengan pembuatan drainase dengan box culvert berukuran besar itu dapat meminimalisir banjir di tahun-tahun ke depan.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.