TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, menyebabkan ruas jalan di Dusun Kedungkokap, Desa Segaran, mengalami longsor, Selasa (24/2/2026) dini hari.
Material tanah yang bergerak membuat sebagian badan jalan ambles dan tergerus. Akibatnya, akses tersebut untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan roda empat karena dinilai membahayakan.
Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif, turun langsung ke lokasi untuk memastikan langkah penanganan berjalan optimal sekaligus memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca juga: Polres Probolinggo Tangkap 3 Pelaku Pencurian Koper Turis Thailand
Petugas telah memasang garis pengaman dan water barrier di sekitar titik longsor guna mencegah kendaraan melintas.
"Kami telah memasang garis pengaman dan water barrier di sekitar lokasi guna mencegah kendaraan melintas di jalur yang terdampak," kata Latif.
"Untuk sementara, kendaraan roda empat tidak diperkenankan melintas karena kondisi jalan yang ambles cukup membahayakan," imbuhnya.
Selain pengamanan lokasi, kepolisian juga menyiagakan sejumlah personel untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas serta mengarahkan warga ke jalur alternatif yang lebih aman.
"Kami menyiagakan personel untuk melaksanakan penjagaan di sisi utara lokasi jalan yang terdampak longsor, terutama malam hari guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Jember, Banyuwangi, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang Senin 23 Februari 2026
Latif mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas menggunakan kendaraan roda empat hingga proses perbaikan selesai. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat penanganan.
Saat ini, kendaraan roda dua masih dapat melintas secara bergantian dengan pengawasan ketat dari petugas.
"Secara umum, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan," pungkasnya.