Mahasiswa UNIKI Bireuen Lakukan Pengabdian di Tenda Pengungsian Aceh Tengah
Rizwan February 25, 2026 12:54 AM

TRIBUNGAYO.COM  – Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen melakukan pengabdian di lokasi pengungsian Aceh Tengah.

Pengabdian mahasiswa dalam bulan Ramadhan itu berlangsung di Kampung Serempah, Kecamatan Ketol.

Mahasiswa memberikan pembinaan anak-anak pengungsi yang merupakan korban bencana alam pada November 2025 lalu.

Melansir Serambinews.com, kegiatan relawan UNIKI yang berkolaborasi dengan Yayasan Sukma Bangsa tersebut berlangsung pada Selasa (24/2/2026). 

Para mahasiswa membina dan mendampingi anak-anak di tenda pengungsian melalui berbagai aktivitas keagamaan.

Selama Ramadhan, relawan menggelar kegiatan rutin seperti mengaji bersama, pembelajaran tajwid dasar, serta praktik shalat sesuai tuntunan syariat Islam. 

Selain itu, anak-anak juga dibimbing dalam praktik wudhu dan gerakan shalat agar lebih tertib dan benar.

Adapun mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan relawan ini yakni Aulia Agustian (Prodi Ilmu Hukum), Nazira Safira (Prodi Manajemen), serta Nurul Maqfirah dan Miftahul Rizki (Prodi Seni dan Pertunjukan FKIP UNIKI).

Kepala Humas UNIKI, Taufik Harahap SH MSi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen kampus dalam berkontribusi terhadap pembangunan moral dan spiritual masyarakat, khususnya di Aceh.

“Kegiatan relawan Ramadhan di Kampung Serempah ini menegaskan komitmen UNIKI sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Anak-anak pengungsian tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran meski kegiatan berlangsung di bawah tenda. 

Suasana Ramadhan tetap terasa khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Wakil Rektor III UNIKI, Dr H Kamaruddin SPd MM, turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang memilih menghabiskan waktu Ramadhan bersama warga pengungsi.

“Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa yang secara sukarela terjun langsung ke tengah masyarakat. Semoga ini menjadi ladang pahala yang berlipat ganda bagi mereka,” katanya.

Salah seorang relawan, Nazira Safira, mengaku terharu dan bangga dapat mendampingi warga yang masih berada di pengungsian.

“Kami sangat bersyukur bisa bersama mereka. Semoga keberadaan kami di sini memberikan dampak yang berarti bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. (*) 

Baca juga: 34 Posko Pengungsi Bencana di Aceh Tengah Terima Bantuan Logistik Tahap II dari Kapolri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.