Makassar Diguyur Hujan Sejak Pagi, Waspada Angin Kencang dan Banjir di Beberapa Wilayah Sulsel
Ansar February 25, 2026 04:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM – Warga Sulawesi Selatan diminta bersiap menghadapi cuaca basah pada Rabu (25/2/2026).

Hujan diprakirakan turun sejak pagi hingga malam hari di sejumlah wilayah, termasuk Kota Makassar.

Berdasarkan prakiraan resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, sebagian besar daerah di Sulsel berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Bahkan pada siang dan sore hari, hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sejumlah titik.

Pagi Hari: Makassar dan Pesisir Barat

Pada pagi hari, hujan sedang diprediksi mengguyur Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Barru, Gowa, Jeneponto, Luwu Utara, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

Sementara wilayah Bone, Kepulauan Selayar, Luwu Timur, dan Sidrap diperkirakan hujan ringan. 

Beberapa daerah seperti Bantaeng, Bulukumba, Enrekang, Luwu, Palopo, Sinjai, dan Wajo cenderung berawan.

Siang-Sore: Hujan Lebat

Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat.

BMKG mencatat potensi hujan sedang hingga lebat di Makassar, Barru, Bulukumba, Gowa, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, dan Takalar.

Kondisi ini berisiko memicu genangan di wilayah perkotaan serta meningkatkan potensi banjir dan tanah longsor di daerah perbukitan dan aliran sungai.

Malam hingga Dini Hari: Hujan Ringan

Pada malam hari, hujan ringan masih berpeluang terjadi di Makassar dan sebagian besar wilayah Sulsel.

Namun beberapa daerah seperti Bantaeng, Bulukumba, Enrekang, Palopo, Parepare, Sidrap, Sinjai, dan Toraja Utara diprediksi berawan.

Memasuki dini hari, hujan ringan kembali berpotensi turun di Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Sinjai, Soppeng, dan Takalar.

Suhu, Angin, dan Peringatan Dini

BMKG memperkirakan suhu udara berada di kisaran 19–31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan tinggi, yakni 82–100 persen.

Angin bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan 10–40 km/jam.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di wilayah Sulsel bagian barat dan selatan.

Selain itu, sejumlah daerah diimbau waspada terhadap dampak hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah Luwu, Pinrang, Enrekang, Sidrap, Parepare, Barru, Soppeng, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto.

Faktor Musiman

Secara klimatologis, akhir Februari masih berada dalam periode puncak musim hujan di sebagian besar wilayah Sulsel. 

Kondisi ini dipengaruhi pola angin baratan yang membawa uap air dari Samudra Hindia dan Laut Jawa ke wilayah Indonesia bagian selatan.

BMKG mengimbau masyarakat yang memiliki aktivitas luar ruangan untuk menyiapkan perlindungan seperti jas hujan atau payung.

Serta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara cepat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.