Mengulik Toko Emas Semar Nganjuk, Pernah Berkembang Pesat Kini Sisa Satu Toko
Sri Wahyuni February 25, 2026 10:50 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Bos Toko Emas Semar Pasar Wage Kabupaten Nganjuk, TW dikenal warga punya latar bekalang pebisnis. 

Sejak dulu, bisnis yang dilakoni TW berkutat pada jual beli emas. 

Ketua RT 1 RW 2 lingkungan Jalan Diponegoro, Hari Kusyanto mengatakan TW menjalani karir sebagai pedagang emas. 

Penjualan emas di Nganjuk dilakukan konvensional melalui Toko Emas Semar miliknya. 

"Mulanya bisnis keluarga. Kemudian, bikin usaha sendiri," katanya, Selasa (24/2/2026). 

Usaha TW sempat berkembang pesat beberapa tahun lalu. 

Toko Emas Semar milik TW sampai bertebaran di sejumlah titik di Kabupaten Nganjuk. 

Namun, lambat laun, jumlah toko emas itu menyusut. Penyebabnya tak diketahui pasti. 

"Saya dengar ada 5 tempat Toko Emas Semar di Nganjuk. Bahkan, di kawasan pusat Nganjuk sebenarnya ada dua toko. Tapi tutup semua. Tinggal menyisakan satu toko di Pasar Wage itu," sebutnya. 

Baca juga: Polres Nganjuk Tangkap Tersangka Pencurian Sepeda Motor dan Penadah

Rumah di Jalan Diponegoro serta Toko Emas Semar di Pasar Wage, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Payaman, Kabupaten Nganjuk, milik Tw digeledah pada Kamis (19/2/2026) pukul 09.00 WIB.

Penggeledahan dilakukan dijalankan personel Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri ini terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari tambang emas ilegal. 

Dalam penggeledahan tersebut, petugas menyita barang bukti perhiasan emas dan bermacam dokumen. 

Proses penggeledahan di Toko Emas Semar rampung pada Jumat (20/2/2026) pukul 01.30 WIB, atau memakan waktu 16 jam lebih. 

Sedangkan rumah mewah Jalan Diponegoro, selesai pukul 21.30 WIB, tepatnya berdurasi 12 jam lebih.

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.