TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri menggelar Operasi Pasar Murni (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) selama Ramadan 2026.
Kegiatan ini sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah kenaikan harga di sejumlah komoditas.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa OPM dan GPM menjadi intervensi konkret pemerintah untuk merespons dinamika harga di pasaran.
"OPM dan GPM digelar sebagai upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok. Kami sudah survei ke pasar dan ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan," katanya saat ditemui di Kelurahan Betet, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan, Pemkot Kediri telah menggelar rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Bulog, Bank Indonesia, aparat kepolisian, dan pihak terkait lainnya.
Dari hasil kajian tersebut, diputuskan bahwa OPM dan GPM perlu segera dilaksanakan.
"Kami rapat bersama TPID, baik itu bersama Bulog, Bank Indonesia, aparat kepolisian dan pihak-pihak terkait. Dari hasil kajian ternyata memang perlu dilakukan OPM dan GPM ini," jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini telah dimulai sejak Senin (23/2/2026) dan akan berlangsung hingga Jumat (13/3/2026).
Khusus pada Rabu (25/2), selain OPM di Bandar Kidul dan GPM di Betet, kegiatan juga digelar di Balaikota Kediri pada sore hari.
"Khusus hari ini selain OPM di Bandar Kidul dan GPM di Betet, nanti sore juga akan dilaksanakan OPM dan GPM di Balaikota Kediri, jadi masyarakat bisa datang dan berbelanja," tambahnya.
Ia memastikan harga bahan pokok yang dijual lebih murah dibanding harga pasar dan tetap stabil hingga akhir pelaksanaan.
"Yang jelas OPM dan GPM ini harganya lebih murah dari pasar. Harga di pasar berubah-ubah setiap hari, kalau di sini harganya tetap karena kami kolaborasi dengan distributor sampai akhir OPM," tegasnya.
Baca juga: Tata Cara Daftar Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026, Ini Rute, Syarat dan Jadwalnya
Salah satu pembeli, Oliv, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia membeli beras dan gula dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
"Saya hari ini belanja beras dan gula, harganya di bawah harga pasar jadi lebih murah. Saya beli gula karena sehari-hari jualan es, jadi dengan harga murah ini sangat membantu. Terbantu banget karena selisihnya lumayan," ungkapnya.
Rabu (25/2): Kelurahan Bandar Kidul
Kamis (26/2): Kelurahan Ngletih
Jumat (27/2): Kelurahan Campurejo
Senin (2/3): Kelurahan Kemasan
Selasa (3/3): Kelurahan Dermo
Rabu (4/3): Kelurahan Pakunden
Kamis (5/3): Kelurahan Kampung Dalem
Jumat (6/3): Kejaksaan Negeri Kota Kediri
Senin (9/3): Kelurahan Burengan
Selasa (10/3): Kelurahan Balowerti
Rabu (11/3): Kelurahan Banjarmelati
Kamis (12/3): Kelurahan Tinalan
Jumat (13/3): Ngronggo Sport Art Center
Senin (23/2): Kelurahan Tempurejo
Selasa (24/2): Kelurahan Kaliombo
Rabu (25/2): Kelurahan Betet
Kamis (26/2): Kelurahan Rejomulyo
Jumat (27/2): Kelurahan Bangsal
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik