Kondisi Ekonomi Guru Honorer Penggugat Anggaran MBG ke MK Terungkap, Pinjol Jadi Solusi Mendesak
Ardrianto SatrioUtomo February 25, 2026 09:11 PM

Guru honorer Reza Sudrajat penggugat anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) ke Mahkamah Konstitusi (MK) mengungkap sulitnya kondisi ekonominya.

Reza Sudrajat menyatakan gaji minim yang diterimanya memaksanya menggunakan pinjaman online demi menyambung hidup.

Ungkapan ini disampaikan Reza saat berada di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Reza menjelaskan, guru honorer saat ini masih jauh dari kata sejahtera.

Reza juga menyoroti dampak anggaran program MBG terhadap guru honorer.

Reza merasa dirugikan akibat pengaturan dana program makan bergizi gratis (MBG) turut berdampak pada anggaran pendidikan.

Reza beranggapan guru honorer kerap menghadapi beban kerja tinggi namun berpenghasilan rendah.

Reza menjelaskan bahwa guru honorer menerima besaran gaji sekira Rp300 ribu hingga 1,5 juta per bulan.

Namun, tak sedikit tenaga pendidik baru yang menerima gaji tersebut setiap tiga bulan sekali.

Gaji tersebut dirasa tak dapat menutup kebutuhan hidup sehari-hari.

Dengan kondisi ini maka Reza terpaksa harus menggunakan pinjaman online (pinjol) untuk memenuhi kebutuhan.

Reza kini memilih memperjuangkan agar program MBG tidak dimasukkan dalam anggaran pendidikan.

Dengan demikian Reza beranggapan anggaran pendidikan murni bisa diprioritaskan untuk gaji, tunjangan guru, dan fasilitas sekolah.

Reza menilai jika MBG dikeluarkan anggaran pendidikan murni hanya 11,9 persen jauh di bawah ambang konstitusi 20 persen.

Prioritas yang diinginkan bahwa Guru honorer menilai dana pendidikan seharusnya diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan guru.

Selain itu, anggaran juga seharusnya digunakan untuk penyediaan sarana dan prasarana sekolah, bukan dialihkan ke program lain.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.