Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, AOMORI — Jumlah pekerja asing yang bekerja di Aomori Prefecture mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah. Jumlah tenaga kerja Indonesia terbanyak kedua di sana.
"Hingga akhir Oktober 2025, tercatat sebanyak 6.882 pekerja asing bekerja di wilayah tersebut. Jumlah perusahaan atau tempat usaha yang mempekerjakan tenaga kerja asing juga meningkat menjadi 1.133 lokasi, keduanya merupakan rekor tertinggi," ungkap sumber Dinas Tenaga Kerja Aomori kepada tribunnews.com Rabu (25/2/2026).
Berdasarkan data yang dirilis Aomori Labour Bureau, jumlah pekerja asing meningkat 692 orang dibanding tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah badan usaha yang mempekerjakan tenaga kerja asing bertambah 106 lokasi dibanding tahun lalu.
Dilihat dari kewarganegaraan, pekerja asal Vietnam menjadi yang terbanyak dengan 2.459 orang, atau sekitar 35 persen dari total keseluruhan.
Posisi kedua ditempati Indonesia dengan 1.440 orang, disusul Filipina, Myanmar, dan Tiongkok.
Baca juga: Gempa Aomori Jepang Terdeteksi 3 Detik Lebih Cepat Berkat Sensor Bawah Laut
Berdasarkan sektor industri, bidang manufaktur menyerap tenaga kerja asing paling besar dengan 2.536 orang.
Sektor kesehatan dan kesejahteraan sosial mempekerjakan 867 orang, sementara pertanian dan kehutanan menyerap 715 orang.
Aomori yang dikenal sebagai salah satu sentra pertanian utama di Jepang, termasuk penghasil apel terbesar, turut bergantung pada tenaga kerja asing untuk menjaga produktivitas di tengah berkurangnya tenaga kerja domestik.
Menurut Aomori Labour Bureau, peningkatan jumlah pekerja asing didorong oleh dua faktor utama, yakni kekurangan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan lokal serta meningkatnya pemahaman dan penerimaan terhadap pekerja asing.
Jepang sendiri tengah menghadapi tantangan demografis berupa penurunan populasi usia produktif dan penuaan masyarakat.
Dalam kondisi tersebut, tenaga kerja asing semakin menjadi elemen penting dalam menopang aktivitas ekonomi daerah.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pendampingan, termasuk dukungan bahasa dan penciptaan lingkungan kerja yang aman dan inklusif, guna memastikan para pekerja asing dapat bekerja secara stabil dan produktif.
Peningkatan ini mencerminkan perubahan struktur ketenagakerjaan di daerah-daerah Jepang, di mana kontribusi tenaga kerja asing semakin signifikan dalam menjaga keberlangsungan industri lokal.
Menurut prefektur, rintangan pertama bagi banyak perusahaan adalah status tempat tinggal.
Ada klasifikasi terperinci berdasarkan isi kegiatan dan posisi, dan dibutuhkan sekitar 1 ~ 4 bulan bagi lembaga administrasi untuk meninjau.
Selain itu, termasuk persiapan untuk lamaran seperti menetapkan kondisi pekerjaan dan rencana rekrutmen, dibutuhkan 7 ~ 9 bulan untuk dipekerjakan. Penting untuk mengetahui sistem dari tahap pertimbangan dan membuat rencana terperinci terlebih dahulu, dan meja dukungan akan memberikan konsultasi tatap muka.
Juga perlu untuk menangani hambatan bahasa dan perbedaan budaya.
Baca juga: Alasan Kuliner Jepang Tren di Indonesia
Dalam survei perusahaan baru-baru ini, menyusul dukungan untuk prosedur ketenagakerjaan, "peningkatan pendidikan bahasa Jepang" diperlukan untuk mempertahankan sumber daya manusia asing.
Pertukaran dan pembangunan kesadaran untuk koeksistensi, seperti budaya dan agama, juga merupakan elemen penting, dan contoh perusahaan yang mengerjakannya sebelumnya juga diperkenalkan di meja dukungan.
Tahun ini, prefektur telah memperkuat upayanya untuk sumber daya manusia asing. Ini sedang menyiapkan subsidi untuk setiap kotamadya untuk menutupi biaya untuk menerima sumber daya manusia asing, seperti pembelian notasi multibahasa dan penerjemah, dan sedang mempertimbangkan magang yang bertujuan untuk mempertahankan siswa internasional di prefektur.
Selain itu, dengan menyiapkan meja dukungan mempromosikan dukungan untuk perusahaan.
Seorang penanggung jawab Divisi Kebijakan Umum Prefektur mengatakan, "Perekrutan untuk perusahaan bervariasi menurut industri, dan prosedur seperti status tempat tinggal rumit.
Semua konsultasi meja dukungan gratis bagi perusahaan di Aomori dibuka dari pukul 10 pagi hingga 5 sore pada hari kerja. Pada prinsipnya, reservasi diperlukan, dan reservasi diterima melalui formulir khusus di situs web prefektur atau melalui telepon (017-752-1157).
Diskusi loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com