Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan peninjauan Kampung Nelayan Merah Putih di Sulamu Kabupaten Kupang, Rabu (25/2/2026).
Kedatangan Sakti dalam agenda Safari Ramadan itu didampingi Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Bupati Kupang Yosef Lede serta Wali Kota Kupang Christian Widodo.
“Saya hadir dalam rangka safari Ramadan untuk melihat langsung Kampung Nelayan Merah Putih. Tadi ada satu titik di Sulamu yang sudah selesai,” kata Sakti di Kantor Gubernur NTT, Rabu.
Sakti mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan koperasi di Kampung Nelayan Merah Putih agar dapat berjalan optimal dalam mendukung aktivitas para nelayan.
“Saya sudah minta kepada Dirjen KKP agar koperasi dan seluruh kelengkapannya segera dibereskan,” katanya.
Menurut Sakti, percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah NTT menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat pesisir, termasuk yang tinggal di pulau-pulau kecil.
“Sekecil apa pun pulaunya, selama ada masyarakat yang melaut, pasti akan kita perhatikan,” katanya.
Dia menjelaskan, pengembangan sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah, kata dia, mendorong agar ekonomi masyarakat pesisir menjadi lebih produktif dan mampu meningkatkan pertumbuhan daerah.
Di NTT sendiri, dari total tujuh Kampung Nelayan Merah Putih yang direncanakan, lima di antaranya telah dibangun. Pada 2026, pemerintah pusat kembali akan melakukan koordinasi untuk menentukan wilayah pesisir yang menjadi prioritas pembangunan selanjutnya.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan mengapresiasi komitmen KKP dalam mendorong pembangunan sektor kelautan di NTT. Ketua DPW PAN NTT itu berharap program tersebut dapat berdampak pada penyerapan tenaga kerja.
“Kita apresiasi semua program dari KKP yang masuk ke NTT. Mudah-mudahan pembangunan industri ke depan bisa mengurangi angka pengangguran,” katanya.
Ahmad Yohan menyebut, tumbuhnya industri kelautan dan perikanan di NTT juga akan berdampak pada penurunan angka kemiskinan karena terbukanya lapangan pekerjaan baru.
Sebagai mitra kerja KKP, kata dia, Komisi IV DPR RI, akan terus mengawal agar seluruh program yang telah direncanakan dapat direalisasikan pada 2026.
Diketahui, usai peninjauan, Sakti menggelar rapat koordinasi bersama kepala daerah se-NTT, baik yang hadir langsung maupun mengikuti secara daring. (fan)