TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasih Tuhan kepada umat manusia tidak perlu diragukan lagi.
Sangat besar sehingga manusia tak bisa mengukur kasih Tuhan.
Berikut rekomendasi renungan harian Kristen berjudul Kasih Allah yang Tak Terpisahkan.
Baca juga: Renungan Kristen Pagi Zefanya 3:17, Tuhan yang Bersukacita atas Umat-Nya
Bacaan Alkitab dalam Roma 8:39.
Tidak ada suatu makhluk pun yang akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Roma 8:39 menyatakan satu kebenaran yang menjadi fondasi iman dan pengharapan kita: tidak ada apa pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Ayat ini menegaskan bahwa kasih Allah bukan hanya kuat, tetapi juga kekal dan tak tergoyahkan.
Tidak ada kuasa di bumi atau di surga yang mampu memutuskan hubungan kasih antara Allah dan umat-Nya.
Dalam perjalanan hidup, kita sering menghadapi masa-masa sulit: penderitaan, penolakan, bahkan perasaan ditinggalkan.
Namun di tengah semua itu, kasih Tuhan tetap hadir.
Kasih-Nya tidak pudar karena kesalahan kita, tidak luntur oleh penderitaan, dan tidak berubah oleh keadaan.
Ia tetap setia mengasihi, bahkan ketika kita merasa tidak layak untuk dikasihi.
Kasih ini juga memberi pengharapan yang kokoh. Ketika kita tahu bahwa tidak ada sesuatu pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah, maka ketakutan kehilangan dan keputusasaan tidak lagi berkuasa.
Kasih Tuhan menjadi jangkar yang meneguhkan hati, memberi keberanian untuk menghadapi hari esok dengan keyakinan bahwa kita tidak akan pernah berjalan sendirian.
Hari ini, biarlah kita mengingat kembali kasih Allah yang tak terpisahkan itu.
Apapun yang sedang kita alami, peluklah kebenaran ini: kasih-Nya lebih besar dari kegagalan, lebih dalam dari kesedihan, dan lebih kuat dari maut.
Di dalam kasih Kristus, kita aman, kita dikasihi, dan kita memiliki pengharapan yang kekal.