TRIBUNTRENDS.COM - Bulan suci Ramadan tahun 2026 ini menghadirkan warna yang sepenuhnya berbeda bagi aktris cantik Luna Maya. Jika tahun-tahun sebelumnya ia kerap melewati momen religi ini dalam kesendirian, kali ini ada sosok istimewa yang menemani setiap langkah ibadahnya. Status barunya sebagai seorang istri membawa perubahan besar yang ia syukuri dengan penuh sukacita.
Luna mengungkapkan bahwa kehadiran sang suami di rumah memberikan atmosfer kehangatan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya, terutama saat azan Magrib berkumandang. Ia pun sempat mengenang masa-masa di mana dirinya harus sibuk menghubungi kerabat hanya agar tidak menyantap menu buka puasa seorang diri.
"Biasanya kan sendiri, biasanya cari teman, 'Eh ada yang mau buka puasa (bareng enggak)?'. Sekarang ada suami, jadi terasa lebih hangat saja," ujar Luna Maya saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: 5 Fakta Pernikahan Ranty Maria dan Rayn Wijaya di Bali, Luna Maya hingga Amanda Manopo Datang!
Bagi bintang film Suzzanna ini, menjalani Ramadan pertama bersama sang suami, Maxime, adalah bentuk nyata dari sebuah nikmat yang selama ini hanya bisa ia dengar dari cerita orang lain. Kini, ia memahami betul mengapa banyak orang menganggap kebersamaan dengan pasangan di bulan suci adalah sebuah kebahagiaan yang tak ternilai.
"Maknanya seperti sebuah blessing (anugerah) ya, sebuah kenikmatan yang selama ini orang itu selalu ngomong 'Ah sudahlah', tapi sekarang aku rasain, oh ini toh yang dimaksud kenikmatannya gitu ya," tuturnya dengan nada penuh rasa syukur.
Menyadari perjalanan rumah tangganya masih di tahap awal, Luna pun menyelipkan doa agar keharmonisan ini terus terjaga selamanya.
"Bisa menjaga, kan baru tahun pertama ya, masih panjang. Mudah-mudahan begini terus, amin," tambahnya dengan tulus.
Baca juga: Ucapan Lita Gading ke Luna Maya & Maxime Bouttier Bikin Heboh, Netizen Soroti Isu Kehamilan
Di balik kebahagiaan barunya tersebut, Luna Maya tetap memegang teguh kedisiplinan dalam urusan kesehatan. Menariknya, ia dan Maxime memiliki visi yang sama dalam hal asupan nutrisi selama berpuasa. Keduanya sepakat untuk menjauhi gorengan dan makanan berminyak demi menjaga kebugaran tubuh.
Dibandingkan menyantap makanan berat yang berlemak, Luna kini lebih memilih menu sederhana namun sarat nutrisi seperti kurma dan air putih sebagai pembatal puasa. Perubahan pola makan ini juga ia lakukan sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya kesehatan di usia yang telah memasuki kepala empat.
"Dia sama kayak aku enggak, enggak suka yang goreng-goreng. Paling kurma gitu saja. Kalau dulu (aku) makan gorengan, sekarang sudah karena usianya sudah kepala empat, no," pungkasnya.