PROHABA.CO - Memasuki malam kesembilan bulan Ramadhan tak hanya sekadar penanda bahwa sembilan hari puasa telah berlalu, melainkan terdapat sebuah kemuliaan yang luar biasa.
Bagi umat muslim yang berniat sepenuh hati pada malam kesembilan bulan Ramadhan ini untuk melaksanakan shalat tarawih, Allah SWT telah menjanjikan anugerah yang tak terhingga.
Shalat tarawih merupakan salah satu amalan utama yang menghidupkan malam-malam di bulan suci Ramadhan.
Memasuki malam ke-9 Ramadhan, antusiasme umat Muslim diharapkan semakin meningkat, mengingat besarnya keutamaan yang dijanjikan Allah SWT bagi mereka yang istiqomah melaksanakannya.
Shalat tarawih bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sarana penggugur dosa.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang salat malam di bulan Ramadhan (shalat tarawih) karena keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampunkanlah dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-8 Ramadhan, Allah Berikan Pahala Seperti Anugerah Nabi Ibrahim
Pahala Shalat Berjamaah
Selain menghapus dosa, pahala shalat Tarawih akan dilipatgandakan jika dilakukan secara berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya seseorang jika shalat tarawih bersama imam sampai salam, maka dihitung pahalanya shalat satu malam suntuk.” (HR. Abu Daud).
Hal ini menunjukkan betapa besar nilai kebersamaan dalam ibadah, sekaligus motivasi agar umat Muslim tidak meninggalkan jamaah di masjid.
Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam Ke-7 Ramadhan, Seakan Menolong Nabi Musa dari Serangan Firaun
Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan keutamaan shalat tarawih pada malam ke-9 Ramadhan.
Dalam kitab Durratun Nasihin, diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA bahwa Nabi SAW menjelaskan keutamaan tarawih di setiap malam Ramadhan.
Pada shalat tarawih malam ke-9, orang yang melaksanakan shalat tarawih akan mendapatkan pahala seolah-olah beribadah sebagaimana ibadah para Nabi.
Artinya: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para Nabi.
Makna dari keutamaan ini menunjukkan betapa tinggi derajat yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh menghidupkan malam Ramadhan.
Meski kualitas ibadah manusia tidak mungkin menyamai para Nabi, Allah dengan kemurahan-Nya tetap memberikan ganjaran pahala setara bagi mereka yang ikhlas dan bersungguh-sungguh menghidupkan malam Ramadhan.
Malam ke-9 Ramadan menjadi kesempatan untuk memperbaharui niat dan meningkatkan kekhusyukan.
Dengan memahami besarnya pahala yang menanti, semoga umat Muslim dijauhkan dari rasa malas dan diberi kekuatan untuk menyelesaikan ibadah Ramadhan hingga akhir.
Salat Tarawih bukan hanya amalan sunnah, tetapi juga momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki diri, dan meraih keberkahan yang berlipat ganda di bulan penuh rahmat ini.
Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-6 Ramadhan, Mendapat Pahala Seperti Tawaf di Baitul Makmur
Baca juga: Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke-5 Ramadhan, Pahala Sama dengan Shalat di 3 Masjid Suci