Motif Mahasiswa UIN Suska Bacok Mahasiswi di Ruang Sidang Skripsi Diduga Asmara, Pelaku Bawa 2 Sajam
Weni Wahyuny February 26, 2026 03:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Polisi telah mengamankan mahasiswa UIN Suska Riau pelaku pembacokan terhadap teman kampusnya, mahasiswi bernama Farradhilla Ayu Pramesti (23).

Pelaku diduga sudah merencanakan aksinya sadisnya dengan membawa 2 senjata tajam (Sajam) sekaligus yakni jenis kapak dan parang.

Hal itu diungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah.

Baca juga: Mahasiswa UIN Suska Bacok Mahasiswi di Ruang Sidang, Video Bersimbah Darah Viral

Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah menunggu jadwal sidang ujian munaqosah, atau ujian skripsi akhir di sebuah ruangan lantai dua bangunan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum.

Pelaku langsung menyerang korban dengan kapak.

"Kejadian penganiayaan berat tadi pagi, yang mana direncanakan lebih dahulu yang dilakukan seorang laki-laki terhadap seorang mahasiswa UIN, yang mana kedua ini memang terdaftar sebagai mahasiswa di UIN," kata AKP Anggi Rian Diansyah.

Anggi memaparkan, dugaan awal motif atas kejadian ini, adalah permasalahan asmara.

"Sejauh ini masalah asmara, cuma nanti kami dalami lagi," papar Anggi.

Pasca melakukan aksinya, pelaku ditangkap. Ia resmi ditetapkan tersangka dan sudah ditahan.

"Tersangka sudah kami tahan di Polsek Binawidya," kata Kasat Reskrim.
 
Menurut teman korban Santi, pelaku yang bernama Raihan Mufazzar, asal Bangkinang, Kabupaten Kampar itu memang satu angkatan di kampus.

Keduanya saling mengenal saat melaksanakan KKN di lokasi yang sama.

Baca juga: Sosok Khairul Umam, Petugas Damkar Diteror Imbas Buat Konten "Helm Bukan untuk Melukai", Komika

Namun menurut keterangan Santi, keduanya tidak menjalankan hubungan asmara melainkan, pihak laki-laki yang selalu mengejar cintanya korban.

"Nggak ada hubungan apa-apa, tapi pelaku emang sudah lama suka sama kakak tu (korban) mulai dari pas KKN,"ujar Santi.

Korban sendiri, saat ini sedang menjalani penanganan medis intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.

Di depan ruangan IGD, terlihat sejumlah aparat kepolisian berjaga. 

Selain itu, ada pula perwakilan pihak kampus serta rekan-rekan korban yang juga tampak berada di lokasi.
 
Rencananya, korban akan dirujuk ke rumah sakit lain lantaran dari keterangan dokter Rumah Sakit Bhayangkara yang menangani, luka bacok yang dialami korban cukup parah dan dalam.

Diserang Jelang Ujian Skripsi

Korban Farradhilla Ayu Pramesti merupakan mahasiswi semester 8 asal Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Ia diserang saat bersiap melaksanakan ujian munaqosah sekitar pukul 08.00 WIB.

Mantan Kasat Reskrim Polres Inhil ini mengungkap, saat kejadian, korban sedang sendirian berada ruangan itu.

Pelaku lantas datang membawa sebilah kapak dan menganiaya korban.

Korban berusaha menangkis serangan hingga mengalami patah pada pergelangan tangan serta luka di bagian kepala.

Beruntung petugas keamanan kampus sigap dan langsung mengamankan pelaku.

Saat diperiksa, di tas pelaku tersimpan satu senjata tajam lagi jenis parang.

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, suasana di lokasi kejadian di kampus masih menyisakan jejak mencekam.

Ceceran darah terlihat jelas membasahi lantai depan ruangan ujian lantai dua bangunan, tempat peristiwa terjadi.

Area tersebut telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Bekas darah yang mulai mengering itu, menyebar di beberapa titik.

Berdasarkan pantauan, sejumlah personel kepolisian hilir mudik di sekitar lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Santo Morlando, mengatakan pelaku telah diamankan dan saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif.

“Pelaku sudah diamankan. Ini sekarang kita lagi olah TKP,” ujarnya.
 
Juru Bicara UIN Suska Riau, Rhonny Riansyah, menyatakan pihak kampus memberikan pendampingan penuh terhadap korban, termasuk bantuan pemulihan psikologis.

“Pak WR III dan Dekan tadi mengantar langsung ke rumah sakit. Tentunya UIN Suska memberikan pendampingan penuh, termasuk bantuan pengobatan psikis dan pemulihan psikologis kepada korban,” ujarnya.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

 


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.