TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ratusan warga rela mengantre untuk melakukan penukaran pecahan uang baru di Gedung Orange Blok 3 Pasar Raya, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (26/2/2026).
Layanan ini digelar oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat.
Pelaksanaan penukaran uang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 23 hingga 27 Februari 2026.
Pantauan TribunPadang.com di lokasi, masyarakat memadati area penukaran uang baru sejak pagi hari.
Baca juga: Khawatir Barang Sisa Kebakaran Dicuri, Warga Andalas Firmansyah Pilih Tinggal di Tenda Darurat
Lokasi ini selalu ramai didatangi warga sejak hari pertama, meskipun masih dalam suasana Ramadan.
Warga mengaku rela mengantre agar dapat melakukan penukaran uang sebelum batas waktu berakhir.
Uang pecahan baru tersebut nantinya akan dibagikan kepada anak kemenakan saat hari raya Lebaran.
Berdasarkan data yang dihimpun TribunPadang.com, jumlah warga yang melakukan penukaran dibatasi sebanyak 200 orang per hari.
Baca juga: 5 Titik Pasar Pabukoan Paling Ramai dan Terlengkap untuk Berburu Takjil di Padang
Nomor antrean dibagikan sejak pagi hari, sedangkan proses penukaran dimulai pukul 09.00 WIB.
Namun, pada pukul 09.48 WIB, nomor antrean terpantau sudah habis sehingga petugas menempelkan kertas bertuliskan "Nomor antrean penukaran uang sudah habis".
Masyarakat yang tidak kebagian harus kembali menunggu keesokan harinya.
Seluruh proses, mulai dari pembagian nomor hingga penukaran uang, dijaga ketat oleh petugas kepolisian bersenjata lengkap.
Baca juga: Awal Ramadan 1447 H, Penjualan Pakaian Muslim di Pasar Raya Padang Masih Sepi
Salah seorang warga, Yeni, mengaku telah berhasil menukarkan uang yang nantinya akan dibagikan kepada kerabat yang berkunjung saat Lebaran.
"Hari ini termasuk berjalan dengan rapi dan aman. Sedangkan pada hari pertama saling berebut dan tidak beraturan," ujar Yeni.
Ia menyarankan masyarakat yang ingin menukar uang untuk datang lebih pagi agar mendapatkan nomor antrean.
Senada, Thania (37) menyebutkan dirinya ikut mengantre untuk mendapatkan uang pecahan sebagai persiapan Lebaran.
"Untuk penukaran uang ini dibatasi sampai Rp3.800.000. Saya sudah menukarkan uang tadi," kata Thania.
Thania sengaja datang lebih awal karena khawatir masa pelaksanaan penukaran uang berakhir.
Baca juga: Heboh Pungli di Pasar Raya Fase VII, Dinas Perdagangan: Bangunan Belum Resmi Milik Pemko
"Uang ini rencananya untuk dibagi-bagikan ke anak saudara yang ada di Padang saat Lebaran," sebutnya.
Ia mengaku sudah tiba di lokasi sejak pukul 08.00 WIB, meski saat itu sebagian warga lainnya sudah lebih dulu mengantre.
"Beruntung sesampai di sini langsung dapat nomor antreannya, yaitu nomor antrean 43. Kemudian saya menukarkan uang Rp3.800.000," pungkasnya.(*)