Ciri-ciri Mayat di Pulau Kaluhaghi Biaro Sitaro, Ada Uang Peso dan Pakai Kaos Hitam
Alpen Martinus February 27, 2026 01:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,SITARO- Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di Pulau Kaluhaghi, Biaro, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 15.30–16.00 WITA hingga kini belum diketahui.

Pulau tersebut berada di Desa Tope.

Jarak antara Siau ibukota Sitaro ke Biaro sekitar 80 kilometer, bisa ditempuh menggunakan jalur laut.

Baca juga: Mayat Pria di Sitaro Diduga Warga Negara Asing, Di Saku Celana Ditemukan Uang Peso

Belum ada warga sekitar yang mengenali pria tersebut.

Saat ditemukan jenazah tersebut masih mengenakan kaos hitam.

Ada gelang di tangan kiri.

Koptu Hanmi Piter, Babinsa Pos Ramil Biaro, mengungkapkan tidak ditemukan identitas apa pun pada korban.

“Identitas tidak ada sama sekali. Namun di dalam saku celana ditemukan mata uang peso pecahan 50 dan 500 serta beberapa koin,” jelasnya.

Berdasarkan temuan tersebut serta keterangan warga yang sebelumnya melihat aktivitas perahu mencurigakan di sekitar lokasi, korban diduga merupakan warga negara asing.

Meski begitu, aparat menegaskan dugaan tersebut masih dalam pendalaman.

“Belum bisa dipastikan apakah korban bagian dari mereka atau bukan,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan awal di Puskesmas Biaro, korban diketahui mengeluarkan darah dari hidung. 

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok, namun terdapat lebam pada kedua bagian mata.

Mayat pertama kali ditemukan warga yang sedang menjala ikan. 

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat, kemudian dilakukan evakuasi bersama unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat menggunakan perahu menuju lokasi.

Setibanya di Pulau Kaluhaghi, tim gabungan menemukan jenazah, kemudian diangkat dan dibawa kembali ke Kampung Tope untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini identitas korban belum diketahui.

Saat ini jenazah telah diamankan di fasilitas kesehatan setempat. 

Pihak puskesmas, kepolisian, dan instansi terkait masih berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten untuk penanganan lebih lanjut.

Penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. (EDU)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.