BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Jasa penukaran uang baru mulai ramai menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Kendati demikian, tahun ini untuk mendapatkan uang baru tersebut, warga yang ingin menukarkannya harus menggunakan akses pada situs pintar.bi.go.id.
Situs pintar.bi.go.id resmi dibuka tanggal 27 Februari untuk jasa penukaran uang di luar pulau Jawa, termasuk di Kalimantan Selatan, khususnya di Balangan yang pengambilannya di Kantor Cabang Bank Kalsel Paringin.
Bank Kalsel Cabang Paringin melayani penukaran uang bagi mereka yang telah berhasil mendapatkan bukti pemesanan penukaran dari situs pintar.bi.go.id.
Baca juga: Jadwal Penukaran Uang Baru di BI Jelang Lebaran Idulfitri 2026, Simak Cara Daftar Online
Kepala Kantor Cabang Bank Kalsel Paringin, Muhammad Isnaeni menerangkan, untuk Kabupaten Balangan ada kuota sebanyak 110 orang dengan nominal penukaran lembaran uang baru yang juga dibatasi.
Apabila kuotanya belum habis, maka sistem masih bisa menerima untuk penukaran di Bank Kalsel Cabang Paringin dengan membawa bukti penukaran uang tersebut beserta kartu identitas kependudukan.
"Jadi sekarang tidak bisa lagi melakukan penukaran uang secara langsung, melainkan dari arahan pusat harus menggunakan situs pintar.bi.go.id, sehingga pendaftarannya secara online," ujar Isnaeni, Jumat (27/2/2026).
Berbeda dari tahun sebelumnya yang membuka lapak penukaran uang di Pasar Ramadhan Balangan, tahun ini program tersebut tak lagi bisa dilakukan, karena adanya sistem penukaran uang secara online dari Bank Indonesia dan mengambil uang baru di Bank Kalsel cabang Paringin.
Pada tahun ini kata Isnaeni, selain adanya batasan kuota dari Bank Indonesia untuk Kantor Cabang Bank Kalsel Paringin dibatasi hanya untuk 110 orang.
Lembaran uang baru yang ditukarkan pun terbatas perorangan, meliputi nominal Rp 1000 satu pak atau seratus lembar, Rp 2000 seratus lembar, Rp 5000 seratus lembar, Rp 10.000 seratus lembar dan Rp 20.000 lima puluh lembar.
Menurutnya, adanya pembatasan penukaran uang ini untuk mendukung pembayaran digital dan mengurangi peredaran uang kertas.
Baca juga: Tergiur Untung Bisnis Penukaran Uang Baru, Della Malah Rugi Rp32,5 Juta, Tertipu Teman Lama
Selain itu kata Isnaeni saat ini masih banyak uang layak edar yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk transaksi jual beli.
Ia juga menyampaikan bagi warga Balangan atau yang mendaftarkan diri pengambilan penukaran uang di Kantor Cabang Bank Kalsel Paringin, bisa datang ke Kantor Cabang Bank Kalsel Paringin pada tanggal 9 Maret mendatang untuk mulai menukarkan uangnya dengan membawa bukti pemesanan dari situs pintar.bi.go.id.
(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)