TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - KSOP Kelas IV Panarukan di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyiapkan enam kapal untuk melayani arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026 melalui Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo.
Kepala KSOP Panarukan, Herland Apriliyanto, mengatakan armada yang disiapkan terdiri dari tiga kapal reguler, satu kapal cepat, serta kapal bantuan yang disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, khususnya pemudik tujuan kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura.
"Kapal reguler yang beroperasi di Pelabuhan Jangkar itu ada tiga kapal. Jadi total kapal yang kita siapkan itu ada enam kapal," ujarnya, Jumat (27/02/2026).
Baca juga: KSOP Panarukan Kampanyekan Keselamatan Nelayan Hadapi Cuaca Ekstrem di Situbondo
Tiga kapal reguler tersebut yakni Kapal Holalo dengan rute Jangkar–Kangean, Kapal Dharma Kartika tujuan Jangkar–Raas dan Kalianget, serta Kapal Dwi Citra melayani rute Jangkar–Sapudi dan Kalianget.
Selain itu, Pelabuhan Jangkar akan diperkuat kapal cepat Bahari Ekspres yang dijadwalkan mulai beroperasi sekitar 15 Maret 2026.
"Insya Allah tanggal 15 Maret kapal itu sudah masuk dan beroperasi. Kapal Bahari Ekspres ini nantinya akan melayani penumpang kepulauan Madura dengan daya angkut sebanyak 450 orang," jelas Herland.
Kapal cepat tersebut melayani rute Jangkar menuju Sapudi dan Raas.
Baca juga: Sambut Hari Baca, DWP KSOP Panarukan Buat Sarana Sudut Baca di PAUD Melati
Untuk mengurai kepadatan, pemudik asal Bali akan diarahkan melalui Pelabuhan Celukan Bawang.
Menurut Herland, sekitar 80 persen pemudik tujuan Madura bekerja di Bali, sehingga pengalihan arus melalui pelabuhan tersebut dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan di Jangkar.
Selain itu, Kementerian Perhubungan juga menyiagakan kapal bantuan milik Navigasi Tanjung Perak Surabaya yang akan disandarkan di Pelabuhan Panarukan atau Kalianget, Madura.
"Jika nantinya dibutuhkan, maka kapal itu akan digunakan," katanya.
Baca juga: Datangi Eks Stasiun Panarukan, Bupati Situbondo Targetkan Reaktivasi Kereta Api pada 2030
Program mudik gratis juga akan kembali digelar dan dibiayai Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Sipentol.
"Insya Allah proses pendaftaran mudik gratis itu akan dibuka sejak tanggal 3 Maret 2026 ini," ujarnya.
Herland mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis untuk mendaftar melalui aplikasi tersebut. Jika mengalami kendala, pemudik dapat meminta bantuan petugas Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di kantor Jangkar.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem musim barat, KSOP Panarukan akan berkoordinasi dengan BMKG Juanda serta memantau Maritime Coordination Center (MCC) di kantor KSOP.
"Kita nanti akan update setiap hari untuk cuaca itu dan meng-update dua jam sebelum kapal berangkat," pungkasnya.