Isak tangis keluarga pecah saat jenazah Zul Amri (60) warga Desa Pematang Donok, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, tiba di rumah duka pada Jumat (27/2/2026).
Lansia tersebut ditemukan tak bernyawa di dalam pondok kebun miliknya.
Suasana duka langsung menyelimuti kediaman korban, terlebih saat proses evakuasi hingga pemakaman dilakukan pada malam harinya.
Kepala Desa Pematang Donok, Ahmad Arpandi (41), membenarkan adanya peristiwa penemuan warganya tersebut.
Menurut Pandi, korban pertama kali ditemukan oleh tetangga kebun yang hendak menghampirinya di pondok.
“Pertama kali ditemukan tetangganya yang ingin menghampirinya di pondok kebun,” jelasnya.
Saat ditemukan, kondisi korban berada di dalam pondok dengan posisi setengah duduk.
“Posisi mayat di dalam pondok dengan kondisi setengah duduk menggunakan singlet dan celana saja,” terang Pandi.
Mendapati kabar tersebut, pihak keluarga yang mendapat informasi langsung menuju lokasi.
Anak korban kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya pulang ke rumah duka di Desa Pematang Donok.
Setibanya di rumah, tangis keluarga tak terbendung. Kerabat dan warga sekitar turut berdatangan untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Usai disemayamkan, jenazah korban langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pematang Donok pada malam hari.
“Iya korban langsung kita makamkan malam ini di TPU Pematang Donok,” pungkas Pandi.