Jakarta (ANTARA) - PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) mengungkapkan terdapat sebanyak 7 hingga 8 perusahaan dalam pipeline (antrean) Initial Public Offering (IPO) mereka, dengan aset tertinggi disebut mencapai Rp2 hingga Rp3 triliun.

“Jumlah total IPO, saat ini kira-kira sekitar tujuh hingga delapan (perusahaan),” ungkap President Director KISI Kyoung Hun Nam di sela-sela acara KISI Challenge The Next Wave di Jakarta, Jumat.

Kyoung Hun Nam mengungkapkan, perusahaan yang berada dalam pipeline IPO KISI, diantaranya berasal dari sektor perbankan, pariwisata, pertambangan, serta infrastruktur.

“Sektornya adalah perbankan, kemudian tentu saja pariwisata, pertambangan, dan infrastruktur,” ungkap Kyoung Hun Nam.

Dari sebanyak delapan perusahaan di pipeline IPO tersebut, Ia mengungkapkan terdapat perusahaan yang nilai asetnya mencapai Rp2 hingga Rp3 triliun.

Dengan demikian, perusahaan tersebut masuk kategori beraset skala besar, apabila merujuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017.

“Nilai tertinggi saat ini, sekitar Rp2 triliun hingga Rp3 triliun,” ujar Kyoung Hun Nam.

Per 20 Februari 2026, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan terdapat delapan perusahaan berada dalam pipeline (antrean) untuk melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia.

Dari delapan perusahaan dalam antrean IPO di BEI, sebanyak lima perusahaan beraset skala besar di atas Rp250 miliar, dan sebanyak tiga perusahaan beraset skala menengah antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar.

Sementara itu, dari sisi sektor, sebanyak dua perusahaan yaitu sektor barang baku, dua perusahaan sektor keuangan, dan satu perusahaan sektor transportasi dan logistik.

Kemudian, satu perusahaan sektor barang konsumen primer, satu perusahaan sektor energi, serta satu perusahaan sektor industri.

Sepanjang tahun ini terhitung sampai 20 Februari 2026, BEI mencatat belum ada perusahaan yang melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia, sehingga total perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia saat ini tercatat sebanyak 956 perusahaan.