Seorang Nelayan di Bitung Sempat Hilang Saat Mancing Cumi-cumi, Perahu Rusak Hingga Coba Mendayung
Dewangga Ardhiananta February 28, 2026 05:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara (Sulut) yang bermarkas di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Bitung, berhasil melakukan mengevakuasi seorang nelayan tradisional bernama Michael Pangilawan (41).

Nelayan Michael, diduga hilang saat mencari suntung atau cumi-cumi dengan menggunakan perahu Pakura warna bitu muda di perairan Pulau Dua Bitung.

Perahu Pakura adalah kapal ikan tradisional yang banyak digunakan nelayan di Sulut.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Jea Mangoda istri Michael, pada Selasa (24/2/2026) suaminya pergi ke laut untuk memancing cumi-cumi sekira pukul 22.00 WITA.

Namun, setelah beberapa lama pergi melaut, pria kelahiran Sangihe, Sulut tersebut tak kembali.

Kemudian sang istri melapor ke pihak Kepolisian Ditpolairud Polda Sulut pada Rabu (25/2/2026) siang pukul 13.15 WITA.

Keluarga lantas melakukan pencarian menggunakan perahu Pakura.

Diketahui, proses pencarian sudah dari Rabu 25 Februari 2026 subuh pukul 03.00 WITA hingga siang hari pukul 12.00 Wita.

Upaya pencarian oleh keluarga pun belum membuahkan hasil.

"Jadi sebelum melakukan pencarian, kami ditelpon WA oleh suami memberi kabar perahunya alami kerusakan mesin. Suami saya mencoba mendayung perahunya untuk bisa pulang namun belum berhasil," cerita Jea Mangoda istri Michael Pangilawan saat memberikan keterangan kepada polisi Ditpolairud Polda Sulut.

Kemudian, proses pencarian juga dilakukan Ditpolairud Polda Sulut.

Menggunakan Kapal Patroli (KP) Klabat XV-3002 penyisiran di titik di mana sang nelayan memancing cumi-cumi.

Akhirnya, pada malam hari berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh Kapal KM Dalma 01 di laut Maluku depan Pulau Lembeh, Kota Bitung.

"Posisi ditemukan di belakang pulau dua dengan posisi koordinat 01° 20'. 41'' N 125° 11'. 85'' E," kata Dirpolairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas dalam pesan tertulis kepada wartawan, Jumat 27 Februari 2026.

Nelayan Michael lalu dibawa menuju ke pelabuhan perikanan Bitung.

Akhirnya nelayan tersebut bertemu dengan keluarganya.

Sang istri dan anak Michael, akhirnya bertemu dengan sang suami.

Suasana haru pun terasa, sang istri dan anak laki-laki lantas dibantu naik ke kapal dan bertemu dengan sang nelayan.

Nampak peluk kasih sayang sang istri terhadap sang suami, yang memakai jaket hujan warna biru.

Sang istri lantas menyampaikan terima kasih ke personel polisi Ditpolairud Polda Sulut, yang telah membantu proses pencarian dan menemukan sang suami dalam keadaan selamat.

(TribunManado.co.id/Crz)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.