BANGKAPOS.COM - Era dominasi wajah-wajah lama di Liga Champions mungkin segera berakhir. Simulasi terbaru dari komputer super Opta menunjukkan adanya pergeseran kekuatan besar-besaran setelah babak 16 besar terbentuk.
Bukan Madrid, bukan pula City, satu tim asal London kini memimpin daftar dengan peluang juara paling besar.
Apakah musim 2025-2026 akan menjadi saksi lahirnya sejarah baru di podium tertinggi Eropa? Berikut ulasan lengkapnya
Pangkalan data Opta memprediksi kemunculan juara baru di Liga Champions berdasarkan analisis komputer super.
Baca juga: Pakai Mobil dinas Rp8,5 Miliar, Ternyata Segini Harta Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Masud
Liga Champions 2025-2026 siap memasuki babak 16 besar.
Drawing babak perdelapan final telah dilaksanakan pada Jumat (27/2/2026) dan melahirkan sederet laga seru.
Bentrokan paling menarik adalah pertemuan Real Madrid dan Manchester City.
Dalam lima musim terakhir, kedua kubu selalu berjumpa.
Ada pula duel Chelsea versus Paris Saint-Germain (PSG).
Sementara itu, Arsenal diadu dengan Bayer Leverkusen.
Jangan lupakan juga pertarungan Barcelona melawan Newcastle United.
Lalu siapa yang bakal angkat trofi Si Kuping Besar?
Setelah delapan pasang tim terbentuk, analisis komputer super dari Opta mengungkapkan bahwa Arsenal akan naik podium tertinggi.
The Gunners memiliki peluang juara paling besar yakni 27,40 persen.
Di posisi kedua ada Bayern Muenchen yang punya kans juara sebesar 14,28 persen.
Sang juara bertahan, PSG, mengantongi angka 4,64 persen buat angkat piala.
Adapun Real Madrid memiliki peluang sangat tipis (2,78 persen).
Dari 12 tim besar yang tersisa, Tottenham paling tidak berpeluang menjadi juara.
Kans mereka hanya 1,22 persen.
Andai Arsenal berhasil merealisasikan prediksi komputer super, maka munculah juara baru Liga Champions.
Meriam London sudah 24 kali mengikuti kompetisi tertinggi antarklub Eropa.
Namun, tak sekalipun Arsenal angkat piala.
• Pengakuan Sedih Suami Tyas di Depan LPDP, Siap Kembalikan Rp2 Miliar Usai Keluarganya Jadi Sorotan
Langkah terjauh mereka terjadi pada edisi 2005-2006 dengan mencapai final.
Dasar apes, kala itu Arsenal harus finis sebagai runner-up akibat kekalahan dari Barcelona.
Arsenal - 27,40 perse
Bayern Muenchen - 14,28 persen
Liverpool - 12,83 persen
Man City - 10,79 persen
Barcelona - 7,72 persen
Chelsea - 6,86 persen
Newcastle - 4,66 persen
Paris Saint-Germain - 4,64 persen
Real Madrid - 2,78 peesen
Sporting Lisbon - 2,73 persen
Atletico Madrid - 2,00 persen
Tottenham - 1,22 persen
(Bolasport/bangkapos.com)