Jakarta (ANTARA) - Satuan Pelaksana Bina Marga mempercantik puluhan jembatan di wilayah Matraman (Jakarta Timur) sebagai upaya menjaga estetika kota.

"Sampai saat ini sudah ada 21 jembatan yang kami cat ulang dan prosesnya masih terus berjalan," kata Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Kecamatan Matraman, Nessy Octavia saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Pengecatan sudah berlangsung sejak awal Januari 2026, untuk memastikan kondisi tetap terawat sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga yang setiap hari melintas. "Kami targetkan seluruhnya rampung pertengahan Maret," katanya.

Pengecatan ini menjadi upaya menjaga kualitas infrastruktur yang terus dilakukan Satpel Bina Marga Kecamatan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).

Selain itu, pengecatan menjadi bagian dari pemeliharaan rutin agar struktur jembatan tidak cepat rusak akibat paparan panas dan hujan.

Dia berharap tampilan yang lebih segar ini mampu meningkatkan semangat warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Jembatan yang telah dicat ulang tersebar di sepanjang Kali Baru dan Kali Utan Kayu atau Kali Namru yang merupakan jalur penghubung antarpermukiman.

Di antaranya berada di Jalan Balai Rakyat, Jalan Galur Sari Timur, Jalan Kelapa Hijau, hingga sejumlah titik lain seperti Jalan Utan Kayu Raya dan Jalan Pisangan Baru Utara.

Menurut Nessy, jembatan memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas warga, baik untuk aktivitas kerja, sekolah, maupun kegiatan ekonomi. Karena itu, pemeliharaan berkala menjadi prioritas agar fasilitas publik tetap layak digunakan.

"Dengan melibatkan lima personel Pasukan Kuning, pengecatan dilakukan secara bertahap tanpa mengganggu aktivitas masyarakat," katanya.

Pihaknya berharap perawatan rutin ini dapat memperpanjang usia pakai jembatan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman di wilayah Matraman.

Sebelumnya, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur telah memperbaiki sebanyak 1.745 titik jalan berlubang yang tersebar di 10 kecamatan di wilayah tersebut.

"Sejak awal Februari hingga sekarang, tercatat sudah ada 1.745 titik jalan berlubang di Jakarta Timur yang telah ditambal," kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Benhard Hutajulu saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (17/2).

Benhard menjelaskan, dari total 1.745 titik tersebut, penambalan dilakukan menggunakan material hotmix sebanyak 558,62 meter kubik, coldmix 1.575,68 meter kubik, scrap 427,04 meter kubik dan beton 0,12 meter kubik.

Jika dihitung, total panjang jalan yang ditambal mencapai 2.758,86 meter dengan lebar rata-rata 0,93 meter. Adapun luas perbaikannya mencapai 2.561,46 meter persegi.

Titik jalan berlubang yang telah diperbaiki di antaranya berada di Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Laksamana Malahayati, Jalan DI Panjaitan, Jalan Raya Matraman dan lainnya.