TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Sabtu (28/2/2026) pagi.
Korban diduga kuat tewas akibat tersengat aliran listrik saat hendak mencuri kabel penerangan jalan.
Korban diketahui bernama Fajar Setia Firmansyah (31), seorang karyawan swasta asal Desa Jipang, Bantarkawung.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 06.30 WIB dalam posisi tengkurap dan terlilit kabel listrik yang masih beraliran tinggi.
Temuan Kabel di Dalam Jok Motor
Kepala Desa Bangbayang, Akhmad Faizin, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantarkawung setelah mendapat laporan dari kepala dusun setempat.
Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi G 3567 JJ milik korban.
Baca juga: Serangan Fajar Israel Dibackup AS, Sasaran Kantor Khamenei, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
Kecurigaan polisi terhadap aksi pencurian semakin menguat setelah petugas memeriksa bagasi motor korban.
Di dalam jok tersebut, ditemukan sejumlah potongan kabel yang identik dengan kabel yang melilit tubuh korban di area pemakaman.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga hendak mencuri kabel penerangan jalan. Hal ini diperkuat dengan temuan potongan kabel di dalam jok motornya," ungkap Kanit Reskrim Polsek Bantarkawung, Aipda Tri Asrori.
Luka Bakar Akibat Sengatan Listrik
Tim medis dari Puskesmas Bantarkawung yang tiba di lokasi pada pukul 06.50 WIB memastikan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, ditemukan luka bakar serius pada pipi sebelah kiri korban yang diduga kuat akibat sengatan arus listrik saat mencoba memotong kabel.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman dan penanganan lebih lanjut terkait peristiwa ini.
Baca juga: BREAKING NEWS: Israel Lancarkan Serangan Preemptif ke Teheran, Status Darurat Nasional Ditetapkan
Jenazah korban telah dievakuasi, sementara barang bukti berupa sepeda motor dan potongan kabel diamankan di Mapolsek Bantarkawung untuk keperluan penyidikan.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat mengenai bahaya fatal sabotase infrastruktur jalan, terutama yang berkaitan dengan jaringan listrik tegangan tinggi. (pet)