TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu berencana akan membangun mini stadion dan tongkrongan baru di Kawasan Kantor Bupati Gorut.
Mini stadion akan dibangun di samping kanan kantor DPRD dan tongkrongan baru akan di bangun di taman kantor Bupati. Kedua lokasi ini ini berada di kawasan perkantoran pemerintah kabupaten Gorut.
"Kita tidak punya Gor, ada gedung di samping DPRD. Rencana saya akan beri atap dan Tribun. Sehingga kita ada tempat olahraga, tempat musyawarah," kata Bupati Thariq Modanggu pada Selasa pekan ini.
Dia mengungkapkan pembangunan mini Gelanggan Olahraga (Gor) tersebut akan dibangun tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
"Ini mini Gor tanpa APBD, sudah ada SK saya bikin. Bagaiamna cari dana? yang pasti halal, banyak donutur," katanya
Selain itu, Bupati Thariq Modanggu berencana menambah tempat tongkrongan baru di kawasan kantor Bupati.
"Kita juga menata di depan (kantor bupati), pohon-pohon itu akan saya bikin format (tongkrongan) siang malam," kata
Dia sudah membeli ratusan lampion untuk menyemarakkan lokasi tongkrongan baru yang akan dibangun.
"Saya sudah beli lampion, saya sudah pesan warna warni bukan kuning saya supaya Indah," kata Ketua DPD II Golkar Gorut ini.
Saat ini dia sedang mencari investor untuk membangun booth di lokasi tersebut. "nanti saya bisa terima tamu di situ," katanya
Lokasi tersebut bisa dibangun tenda, jembatan dan tempat ngopi di atas pohon mahoni.
"Ini pasti akan heboh, agar orang datang ke Gorut komplit," ujarnya.
Dia menegaskan untuk membangun tongkrongan baru ini tidak akan menggunakan dana dari APBD. "Ini tidak menunggu APBD. saya sudah pesan 250 lampion bagus," katanya.
12 Program Unggulan Strategis Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu
Bupati Thariq Modanggu menjelaskan profil program yang akan dijalankan ke depan. Dia meminta pimpinan OPD agar menyusun profil resmi untuk 12 program agar mudah dipahami dan dipublikasikan.
"Saya berharap teman-teman media mendalami program. Untuk itu, OPD agar setiap inovasi daerah ada profilnya. Supaya kalau sudah ada profil inovasi, itu yang dibagi-bagi ke teman media," katanya saat bertemu pimpinan media massa di ruang rapat Tinepo, kantor bupati pada Selasa (25/2/2026).
Katanya program unggulan tersebut umumnya tidak dibiayai APBD. Dia menyebut gerakan atas setiap inovasi yang dilakukan untuk masyarakat. "Ini tanpa APBD, mirip program nasional pak Prabowo," ungkapnya.
1. Penataan Kelembagaan dan Semarak Masjid Gereja (PKS-MG)
Thariq menegaskan dirinya ingin menata kelembagaan dan kegiatan di masjid dan gereja. Tak, hanya rumah ibadah 1 agama, Thariq ingin kelembagaan rumah ibadah semua agama akan dibenahi.
"Sekarang masjid itu kita mau tata kelembangaan dan kegiatannya, termasuk gereja karena ada gereja di sini," ungkapnya.
Katanya, pemkab sudah melakukan pengukuhan takmir masjid dan pengurus gereja.
"Saya sekarang mengunggu penulisan buku khotbah sedang disusun IAIN Gorontalo. Kita akan bikin buku khotbah. Sebetulnya rencana saya, awalnya hanya spesifik ke Gorut, tapi supaya dapat dipakai luas, jangan spesifik Gorut, biar bisa dipakai di luar Gorut," jelasnya
Alumnus S2 dari UIN Sultan Alaudin Makassar ini mengakui mengelola semua rumah ibadah akan memakan waktu lama. Sehingga dia akan melakukan pilot project untuk masjid dan gereja.
"Saya ambil keputusan masjid An-Nur di Molingkapoto Selatan, saya bikin pilot projek PKS MG. Saya sudah ke situ semalam, jemaah sudah setuju," katanya.
"Saya kaget karena namanya An-Nur, persis (nama wabup) padahal saya tidak tau namanya, cocok ini," kata Thariq sambil menoleh ke Wakil Bupati Gorut Nurjanah Yusuf, lalu semua orang tertawa.
Dia menegaskan akan menata kelembagaan masjid dan gereja untuk bisa mengelola data warganya. Pemkab akan memberikan bantuan komputer untuk masjid.
"Saya mau bikin terintegrasi di masjid semua. Contoh, data UMKM akan dilihat di data masjid," katanya
Katanya, perlu belajar dari pengolaan data di gereja. Rencananya dia akan menetapkan satu gereja untuk menjadi pilot project program penataan kelembagaan masjid dan gereja.
"Saya bilang kita ini perlu belajar dari gereja. Dia punya data jamaah, tau siapa yang sakit. Jadi bukan hanya muslim saya urus," tegasnya
Katanya, ke depan data UMKM, beasiswa pendidikan dan lainnya akan mempertimbangkan melihat data dari rumah ibadah.
"Ke depan kita akan tata rumah ibadah menjadi basis ekonomi, bukan hanya soal ibadah," tegasnya.
2. Motabi Kambungu (Pelayanan langsung ke Kampung-kampung)
Thariq Modanggu menjelaskan program ungggulan lainnya, motabi kambungu yaitu pelayanan terpadu ke kampung-kampung.
Katanya, program motabi kambungu ada beberapa jenis antara lain motabi kambungu akbar dan motabi kambungu spesial Ramadan.
"Motabi Kambungi Akbar seperti di Monano, melibatkan banyak kalangan termasuk mahasiswa IAIN," jelas alumnus IAIN Sultan Amai Gorontalo
Untuk motabi kambungu spesial Ramadan akan digelar di Biau. "Saya kasih judul motabi kambungu spesial Ramadan tapi tidak full. Ada 7 OPD akan melakukan pelayanan selama puasa," jelasnya.
Sebelumnya, Pemkab Gorut sukses menggelar 117 kegiatan motabi kambungu akbar di Kecamatan Monano pada 15 - 17 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan 33 orgainsasi perangkat daerah dan 12 organisasi lain untuk melayani warga.
Saat itu Pemkab Gorut menggelar pelayanan publik, menanam, bersih pantai, pasar murah, pengukuhan, sosialisasi, lomba dan hiburan.
Motabi Kambungu adalah inovasi pelayanan publik yang menghadirkan pemerintah langsung ke tengah masyarakat. Sehingga warga tidak perlu datang ke kantor-kantor yang jauh dari tempat tinggalnya.
3. Pemberdayaan Fasilitas Nelayan- Gerakan Masyarakat Cinta Laut (PFN-GMCL)
Bupati Thariq Modanggu mengungkapkan Gubernur Gorontalo telah mengeluarkan edaran untuk membentuk gerakan masyarakat cinta laut tapi di Gorut sudah jalan sejak 2023.
"Program-program ini banyak tidak ada anggaran, lebih baik gerakan," katanya.
Thariq mengungkapkan keterbatasan anggaran di tengah efesiensi tak menjadi kendala bagi pemda untuk terus bekerja dan berinovasi mensejahterakan warga.
"Orang tanya bagaimana ini di Gorut, banyak kegiatan, uang dari mana," ungkapnya.
4. Gerakan Agro Mopomulo (GAM)
Ketua DPD II Partai Golkar Gorut ini menjelaskan Gerakan Agro Mopomulo adalah gerakan menamam yang melibatkan semua pihak. "Salah satu program unggulan di sini, yaitu one man teen tree, 1 orang 10 pohon," tegasnya
Dia menegasan gerakan ini bukan hanya sekadar menamam pohon begitu saja, tapi berbasis data.
"Untuk diketahui, dengan gerakan menaman pohon ini, kita sudah me-launching juga bank data pohon. Jadi bukan hanya menanam, orang menanam ini ada bank datanya, di mana koordinatnya, berapa pohon," katanya
5. Gerakan 2 ekor kambing, 10 ayam dan sapi (G210 plus)
Program G210 plus adalah program pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan yang digagas oleh Thariq Modanggu. Pemerintah memberikan bantuan atau mendorong masyarakat untuk memelihara minimal 2 ekor kambing dan 10 ekor ayam. Pemerintah juga membuka investasi ternak tersebut dari berbagai pihak.
Bupati Thariq Modanggu mengungkapkan program Gerakan 2 ekor kambing 10 ayam dan sapi atau dikenal G210 plus. Katanya kegiatan ini mirip hirilisasi ternak yang dilaksanakan Presiden Prabowo.
"Harus dipahami G210 plus ini, modelnya persis hilirisasi, bukan modal APBN. Program ini mendorong orang berinvestasi," kata Mantan Wakil Bupati Gorut ini.
Politisi kelahiran 17 Desember Ini menambahkan, kata plus, dalam program G210 adalah pengembangan kolabarasi usaha sapi."Sekarang jalan tapi ada evaluasi, tidak cocok kambing etawa di sini. Cocok kambing kampung," katanya.
Dia menegaskan belum ada anggaran dalam APBD untuk pengadaan kambing, semua masih gerakan masyarakat. "tapi mungkin tahun ini ada (pengadaan) untuk sapi, ayam pengadaan untuk itu," katanya
Thariq Modanggu mengungkapkan banyak perusahaan dan tokoh daerah yang berinvestasi dalam program G210 plus.
6. Gerakan Keluarga Surga Kasih Sayang (GK-SKS)
7. Sekolah Surga Kasih Sayang
Thariq Modanggu mengungkapkan demi mewujudkan sekolah menjadi surga kasih sayang. Dia menganggarkan anggaran Rp 300 jutaan untuk sejumlah hal.
"Ada 3 poin yang sementara saya arahkan. Pertama penyusunan kurikulum, kedua penyusunan buku dan bimtek bagi guru," katanya.
8. Puskemas Surga Kasih Sayang
Thariq menambahkan dia ingin mewujudkan Puskemas menjadi Surga Kasih Sayang.
"Puskemas SKS, setiap puskesmas ada anggaran Rp 20 juta," katanya
9. Tolopani Award
Bupati Thariq Modanggu menambahkan program unggulan lainnya yakni Tolopani Award. Dia akan memberikan penghargaan kepada siapa saja yang memiliki inovasi dan kreatifitas di Gorontalo Utara.
"Tolopani Award itu bahasa lokal dari inovasi. Tolopani artinya itu inovasi kerativitas. Kita akan berikan penghargaan kepada siapa saja yang berprestasi di Gorontalo Utara. Mau ASN, aparat desa, wartawan dan siapapun punya inovasi dan berdampak orang banyak dan berkelanjutan," katanya.
Ketua Komite Pembentukan Kabupaten Gorontalo Utara Ini mengaku sudah membentuk tim penilai dalam program Tolapani Award. "Kita berikan award. Apakah itu piagam, atau laptop, atau umroh, atau handphone. Tergantung inovasinya," ungkapnya
10. Penguatan Kelembagaan dan Fasilitas Kopdes, UMKM, Bumdes/Bumdesma
11. Festival Kota Jin (FKJ) dan pekan Raya Utara Sulawesi (Koperasi, UMKM, Bundesma)
Bupati Thariq Modanggu menegaskan Festival Kota Jin dan Pekan Raya Utara Sulawesi akan menjadi kegiatan andalan ke depan.
"Festival kota Jin akan menjadi andalan kita ke depan. Kita akan persiapan secara matang pelaksanaannya," katanya.
12. Peningkatan Kinerja Pemerintah Desa
Bupati Thariq Modanggu menjelaskan pemkab sudah menyediakan anggaran untuk program peningkatan kinerja pemerintah desa sebesar Rp 1,1 miliar.
"Ini sesuai janji kampanye. Tapi penambahan ADD itu tidak dikasi ke semua desa. Ada 6-7 kriteria penilaian. Bisa ada desa dapat Rp 100 juta, ada desa tidak dapat sama sekali. Kalau kita kasih satu kali sama, tidak efektif dan tidak berbasis kinerja. Ini kita nilai mana desa yang bagus," jelasnya
Dia mengungkapkan salah satu kriteria penilaian adalah programnya bersinergi dengan program daerah. (***/Ald)