- Kementerian Luar Negeri RI menyesalkan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) yang dinilai memicu eskalasi di Timur Tengah.
Indonesia mendesak semua pihak menahan diri dan mengedepankan diplomasi.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan siap menjadi mediator dan bersedia ke Teheran jika disetujui kedua pihak.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyebut serangan bertujuan melindungi rakyat AS dan mencegah Iran memiliki senjata nuklir.
PM Israel Benjamin Netanyahu menyatakan operasi dilakukan untuk menghilangkan ancaman dari Iran.
Kedubes Iran di Indonesia mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional.