Bocah di Luwuk Tempuh 68 Kilometer Seorang Diri, Ditemukan di Pagimana
Regina Goldie February 28, 2026 09:22 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Seorang anak berusia sembilan tahun tersesat di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. 

Informasi dihimpun TribunPalu.com, bocah berinisial MRA ini menggunakan sepeda dari Kelurahan Baru, Kecamatan Luwuk.

Kamis (26/2/2026) malam, warga Kelurahan Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara sempat melihat bocah ini.

Hendak diantar pulang, ia mengaku tak tahu rumahnya.

Hanya mengenakan baju putih bergaris serta celana pendek biru. 

Baca juga: DPD Golkar Sulteng Serahkan SK Pengurus Golkar Kabupaten/Kota, Serukan Konsolidasi hingga Kecamatan

Dari Kelurahan Baru ke Kilongan sekitar 14 kilometer. 

Di media sosial, muncul pengakuan bahwa MRA ditemukan bersepeda di Desa Salodik, Luwuk Utara. 

Saat ditanya, mengaku rumahnya di Desa Taloyon, Kecamatan Pagimana.

Akhirnya, MRA tersesat di Kelurahan Pagimana, Kecamatan Pagimana, Banggai.

Jarak Kelurahan Baru ke Pagimana sekitar 68 kilometer dengan waktu tempuh 1,5 jam. 

Bocah kelas 3 Sekolah Dasar (SD) ini akhirnya diserakan ke kepolisian, AKP Laata mengonfirmasi MRA telah dijemput orangtuanya, Jumat (27/2/2026).

Baca juga: DPD Golkar Sulteng Buka Puasa Bersama 250 Anak Panti Asuhan, Termasuk Non-Muslim

"Sudah tadi malam," katanya kepada TribunPalu.com, Sabtu (28/2/2026) siang. 

AKP Laata mengaku langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

“Anggota segera mengamankan anak ini dan memastikan kondisinya baik," ujarnya.

Tak lama kemudian, kata dia, orangtua MRA datang menjemput.

"Anak kami serahkan kembali kepada keluarganya,” katanya. 

Suasana haru menyelimuti momen penyerahan anak MRA kepada orang tuanya di Polsek Pagimana. 

MRA dan orangtuanya disebutkan tinggal tak jauh dari SMA Negeri 2 Luwuk. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.