TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Merah dominasi perayaan Tahun Baru Imlek komunitas Peranakan Tionghoa Makassar (P2TM), di MCC Boulevard Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (28/1/2026) malam.
Mereka adalah yang berdomisili di Manado dan sekitarnya.
Mulai dari pernak-pernik hingga pakaian yang digunakan serba merah.
Baca juga: Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar di Manado Gelar Perayaan Imlek Penuh Kebersamaan
Kegiatan ini berlangsung di MCC Boulevard Manado.
Acara yang dilaksanakan dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pengurus paguyuban, generasi muda, hingga para sesepuh komunitas.
Nuansa merah dan emas mendominasi dekorasi ruangan, menghadirkan suasana khas Tahun Baru Imlek yang sarat makna harapan, keberuntungan, dan kemakmuran.
Ferry Rani P2TM Manado mengatakan bahwa perayaan Imlek tahun ini bukan sekadar seremoni budaya, tetapi juga wujud nyata komitmen membangun persaudaraan lintas daerah dan generasi.
“Kami ingin Imlek menjadi momen mempererat hubungan kekeluargaan, baik sesama peranakan Tionghoa Makassar di Sulawesi Utara maupun dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, perayaan Imlek sendiri merupakan tradisi penting dalam budaya Tionghoa yang dirayakan setiap tahun.
Tahun Baru Imlek tahun ini juga menjadi ajang refleksi diri, memperkuat solidaritas, serta berbagi berkat kepada sesama, terutama kepada yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun lalu dan harapan akan tahun yang lebih baik.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni budaya seperti tarian tradisional, lagu-lagu Mandarin, serta penampilan barongsai yang disambut antusias para tamu undangan.
"Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan sesi ramah tamah, petik ampao, pengundian arisan dan lainnya sehingga semakin mempererat keakraban," tuturnya.
Dia menambahkan selain sebagai ajang silaturahmi, perayaan Imlek ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan warisan budaya leluhur.
Para orang tua berharap nilai-nilai kebersamaan, kerja keras, dan kepedulian sosial terus diwariskan kepada anak-anak mereka.
"Dengan terselenggaranya perayaan Imlek ini, komunitas peranakan Tionghoa Makassar di Sulawesi Utara berharap hubungan persaudaraan semakin kokoh dan kontribusi mereka bagi pembangunan daerah semakin nyata," pungkasnya. (FER)