Gotong Royong ASN Trenggalek, 44 Titik Infrastruktur di Trenggalek Diperbaiki dari Donasi Dana TPP
Sri Wahyuni February 28, 2026 11:43 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - 44 titik infrastruktur di Kabupaten Trenggalek telah diperbaiki sepanjang tahun 2025.

Perbaikan itu menggunakan donasi dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Trenggalek.

Berdasarkan catatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Trenggalek, donasi TPP ASN sendiri tahun 2025 terkumpul sebesar Rp 1,6 miliar dan tersisa Rp 27 juta di tahun 2026. 

Dari 44 titik yang diperbaiki mayoritas adalah kegiatan penambalan jalan, sedangkan lokasinya paling banyak berada di Kecamatan Bendungan, mulai dari Desa Sumurup, Desa Suren Lor, Desa Depok, hingga Desa Masaran.

Dengan adanya sisa anggaran sebesar Rp 27 juta masyarakat masih dapat mengajukan perbaikan infrastruktur dari anggaran tersebut. 

Humas Baznas Trenggalek, Deni Riani menjelaskan pada tahun lalu BAZNAS Trenggalek mendapat amanah dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk menghimpun infak terikat dari TPP ASN. 

Dana tersebut difokuskan untuk program perbaikan infrastruktur, khususnya tambal sulam jalan hingga perbaikan irigasi yang telah diversifikasi oleh Dinas PUPR. 

"Di tahun kemarin kami mendapatkan amanah dari pemerintah daerah untuk menghimpun infak terikat untuk program tembel-tembel jalan dari ASN," ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga: Jelang HUT Kediri ke-1222, Pemkab Kediri Santuni Ribuan Anak Yatim dalam Ramadan Berbagi

Teknisnya setelah ASN menyumbangkan TPPnya ke ASN, BAZNAS lalu menyalurkannya ke masyarakat berdasarkan proposal yang diajukan oleh kelompok masyarakat.

Besaran kebutuhan anggarannya telah diverifikasi terlebih dahulu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek.

Selain itu Dinas PUPR juga akan mendampingi selama proses pengerjaan proyek tersebut.

Selain untuk penambalan jalan, dana tersebut juga digunakan untuk pembangunan penanganan Tembok Penahan Jalan (TPJ) yang longsor dan masih berada di ruas jalan aktif juga menjadi prioritas.

"Salah satunya di ruas Desa Pringapus Kecamatan Dongko menuju Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh," tambahnya.

Lebih lanjut untuk sisa anggaran yang ada, Deni menyebut hingga kini belum ada penetapan lokasi dari Dinas PUPR.

Sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan mengajukan usulan, meski dengan keterbatasan dana yang tersisa.

(Sofyan Arif Candra/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.