TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Rekonstruksi atau peningkatan jalan dua Jalur di Jalan lakidende Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, disambut bahagia oleh warga setempat.
Pasalnya, jalan tersebut yang diketahui merupakan jalan strategis dan alternatif penghubung Kecamatan Unaaha dan Uepai ini, berlubang dan berdebu sejak tahun 2020.
Didik, warga kelurahan Arombu saat diwawancarai jurnalis TribunnewsSultra.com, Sabtu (28/2/2026) mengaku senang usai dilakukan perbaikan, karena kini akses jalan mulus.
"Buat kami warga disini senang, karena yang tadinya jalan bolong bolong jadi mulus,"
"Ini sejak tahun 2020 (jalan rusak), karena terakhir diperbaiki tahun 2019, dan tahun 2020 sudah rusak," ucap Didik.
Baca juga: Viral Kekesalan Warga Lewati Jalan Rusak Desa Korihi Kecamatan Lohia Muna, Sindir Pemerintah
Didik mengaku jalan rusak selama kurang lebih lima tahun tersebut dikeluhkan warga, karena berdebu dan kerap terjadi kecelakaan.
"Langganan debu, orang salah jalur dan angka kecelakaan meningkat, terutama motor, apalagi disini jalan dua jalur, ramai kendaraan," ungkapnya menambahkan.
Selanjutnya, Didik menyebut masih ada bagian jalan yang belum terselesaikan, seperti trotoar hingga drainase.
"Walaupun belum sempurna betul karena bahu jalan belum ada, trotoar belum ada drainase juga belum ada," kata Didik
Meskipun demikian, Didik bersyukur karena akses jalan rusak menahun kini telah diperbaiki.
"Kami bersyukur ada perhatian dari pemerintah terkait jalan rusak," tutupnya.
Diketahui, Jalan lakidende dua jalur membentang sepanjang 1,4 kilometer (KM) di Kelurahan Arombu Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe.
Proyek rekonstruksi atau peningkatan jalan ini merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), senilai Rp34,73 M. (*)
(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)