Kecelakaan Maut di Surabaya, Senggolan Antarmotor, Pemuda Asal Gresik Jatuh Tertabrak Truk
Dwi Prastika March 01, 2026 05:22 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Terjadi kecelakaan maut di Surabaya, Jawa Timur, yang melibatkan truk kontainer dan dua sepeda motor, Sabtu (28/2/2026) siang. 

Kecelakaan yang menewaskan pemotor itu, tepatnya terjadi di Jalan Tambak Osowilangun, Tambak Langon, Benowo, Surabaya.

Informasinya, pemotor Honda Vario bernopol W-6427-LY yang meninggal dunia itu berinisial MN (27) warga Lowayu, Dukun, Gresik. 

Korban MN mengalami luka parah pada bagian kepala hingga mengakibatkan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Sedangkan penumpang yang dibonceng MN berinisial ZTR (23) dikabarkan selamat. 

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Supriono menerangkan, korban semula menaiki motor dari arah timur ke barat di kawasan jalan tersebut sekitar pukul 12.30 WIB. 

Setibanya di lokasi, korban terlibat kecelakaan dengan pemotor lain yang berjalan searah di depannya.

Baca juga: 3 Truk Terlibat Kecelakaan di Banyuwangi, Lalu Lintas Jalur Situbondo-Banyuwangi Terganggu

Pengendara motor itu adalah pemotor Yamaha Nmax bernopol AG-6331-UBN yang dikemudikan WSP (39) warga Rungkut, Surabaya. 

Benturan yang terjadi menyebabkan tubuh MN terjatuh ke sisi kanan jalan. 

"Pemotor Vario (diduga) tidak jaga jarak aman atau tidak hati-hati, sehingga terjadi kecelakaan dengan motor Yamaha NMax yang berjalan searah di depannya," ujarnya saat dihubungi Tribun Jatim Network.

Nahas, tubuhnya yang terjerembap di aspal jalan, langsung terlindas roda sisi kiri truk kontainer yang melaju searah di sisi kanan. 

Insiden tersebut diduga tidak diketahui oleh pengemudi truk kontainer, sehingga truk tersebut tetap melaju meninggalkan lokasi. 

Baca juga: Kecelakaan Maut di Bangkalan, Sepeda Motor Seruduk Truk Tronton Sebabkan Satu Orang Tewas

"Lalu, MN jatuh ke kanan terlindas trailer tidak dikenal yang berjalan searah di samping kanannya dan setelah terjadi kecelakaan, truk tersebut meninggalkan TKP," katanya. 

Sementara itu, Kabid Darlog Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Linda Novanti mengatakan, Tim Medis Pemkot Surabaya, dibantu PMI dan Petugas Posko Terpadu Barat mengevakuasi jenazah korban ke Kamar Jenazah RSUD dr Soetomo Surabaya. 

"Unit motor dikondisikan oleh Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, truk kontainer sendiri tidak termonitor di lokasi," ujar Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, saat dihubungi Tribun Jatim Network.

Kejadian Kecelakaan Sebelumnya

Sebelumnya, kecelakaan maut juga dialami pemotor yang diketahui berprofesi sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berinisial MH (56) di Jalan Mastrip, Kebraon, Karang Pilang, Surabaya, Jumat (27/2/2026), pada pukul 16.45 WIB.

Korban diduga terlibat kecelakaan dengan kendaraan truk.

Baca juga: Rawan Kecelakaan, Kondisi Jalan Raya Jrengik Sampang Disorot Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Namun, identitas pengemudi atau ciri truknya, tidak diketahui, lantaran truk tetap melanjutkan perjalanan. 

Jenazah korban dievakuasi oleh Tim Medis Pemkot Surabaya ke RS Siti Khodijah, Sepanjang, Taman, Sidoarjo. 

Menurut AKP Supriono, korban naik motor melaju dari arah selatan menuju ke utara. 

Setibanya di titik jalanan tepat depan pergudangan, korban diduga berusaha bermanuver mendahului bodi truk tersebut. 

Namun, di tengah manuver, korban diduga tidak memiliki ruang gerak yang cukup, sehingga terjadi kecelakaan dengan truk yang hendak didahuluinya. 

"Motor Honda Beat sesampai di TKP hendak mendahului dari samping kanan ruang gerak tidak bebas dan ruang gerak tidak cukup sehingga terjadi kecelakaan dengan truk berjalan dari searah di sampingnya, setelah terjadi kecelakan truk nopol tidak diketahui meninggalkan TKP," ujar Supriono saat dihubungi Tribun Jatim Network.

Sekadar diketahui, Satlantas Polrestabes Surabaya melansir data jumlah kecelakaan beserta fatalitasnya, dalam Analisa dan Evaluasi Kamtibmas Kota Surabaya Tahun 2025, pada Rabu (31/12/2025). 

Bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan sepanjang tahun 2025 sejumlah 180 orang.

Kemudian, korban luka berat sejumlah 12 orang. 

Data tersebut menunjukkan tren penurunan fatalitas kecelakaan sekitar satu persen dibandingkan tahun 2024, yakni jumlah korban meninggal dunia 182 orang. 

Namun, mengenai data kejadian kecelakaan pada sepanjang tahun 2025 cenderung meningkat dalam persentase 18 persen, dibanding setahun lalu. 

Catatannya, tahun 2025 jumlah kecelakaan 1.762 kasus, sedangkan tahun 2024 sejumlah 1.488 kasus. 

"Kami mengedepankan (penindakan pelanggaran melalui) E-TLE. Demikian terhadap pelanggaran lalu lintas cukup fatal kami lakukan penilangan," ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan di Mapolrestabes Surabaya, pada Rabu (31/12/2025). 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.