IDAI Sebut Kasus Campak di Indonesia Tertinggi Ke-2 di Dunia
GH News March 01, 2026 09:10 AM
Jakarta -

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Barat, Prof Dr dr Anggraini Alam, SpA, juga menyebut penyebaran kasus campak di Indonesia memang cukup parah.

Prof Anggi mengungkapkan kasus campak di Indonesia berada di urutan kedua di dunia.

"Indonesia urutan kedua KLB (kejadian luar biasa) campak di dunia memang demikian, mau apa lagi. Dan kasus campak di 2025 yang konfirmasi jadi pasti-pastinya itu 11 ribu lebih, suspeknya itu 60-an ribu lebih," kata Prof Anggi dalam media daring, Sabtu (28/2/2026).

"Sedangkan kasus campak sekarang, karena laboratoriumnya juga kewalahan, di 2025 bayangkan hampir 50 ribu spesimen masuk," sambungnya.

Berdasarkan data dari IDAI, berikut 5 negara dengan jumlah kasus campak tertinggi yang dilaporkan dalam enam bulan terakhir:

  • Yaman: 11.288 kasus
  • Indonesia: 10.744 kasus
  • India: 9.666 kasus
  • Pakistan: 7.361 kasus
  • Angola: 4.843 kasus

Selain itu, IDAI menyoroti masih adanya daerah yang memiliki tingkat vaksinasi yang rendah. Hal ini dapat menimbulkan risiko adanya korban jiwa akibat campak, seperti di Timika dan Sumenep.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.