Jelang Cap Go Meh 2026, Umat Tridharma di Manado Harap Semua Berjalan Aman dan Khidmat
Chintya Rantung March 01, 2026 09:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID – Umat Tridharma di Kota Manado menyambut pelaksanaan Cap Go Meh yang akan digelar pada Selasa (3/3/2026) dengan penuh harap dan doa.

Lukas, salah satu umat Tridharma yang ditemui di sekitar area Klenteng Ban Hin Kiong Manado, saat diwawancarai pada Minggu (1/3/2026) malam.

Ia menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian kegiatan Cap Go Meh tahun ini berjalan aman, tertib, dan penuh makna spiritual.

Menurutnya, Cap Go Meh bukan sekadar perayaan, tapi momen doa bersama. 

"Kami berharap semua prosesi berjalan lancar, tidak ada hal-hal yang mengganggu jalannya ritual, dan masyarakat yang menonton juga bisa menjaga ketertiban,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam kepercayaan Tridharma, kehadiran Tang Sin atau Duta Allah dalam prosesi Cap Go Meh memiliki makna penting bagi umat.

“Setiap aksi Tang Sin itu ada maknanya. Bukan untuk pamer keberanian, tapi sebagai bentuk pengorbanan, ketulusan, dan doa untuk keselamatan, kesehatan, serta kedamaian bagi masyarakat Manado,” katanya.

Menurutnya, Cap Go Meh juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarumat beragama di Kota Manado.

“Manado dikenal kota toleran. Kami senang kalau masyarakat datang menonton dengan sikap saling menghargai. Ini budaya dan tradisi yang dijaga turun-temurun,” tuturnya.

Usai menyampaikan harapannya, umat Tridharma tersebut juga mengungkapkan bahwa saat ini berbagai persiapan teknis tengah dilakukan jelang puncak Cap Go Meh.

Salah satunya, proses pengasahan peralatan Tang Sin. 

Di Klenteng Kwan Kong Manado pada Minggu (1/3/2026) sedang berlangsung pembersihan pedang para Tang Sin. 

Dimana sebanyak 11 Tang Sin dari 9 kelenteng di Manado dijadwalkan tampil dalam perayaan Cap Go Meh, Selasa (3/3/2026).

Satu per satu peralatan yang akan digunakan, seperti pedang, golok, Kwan Kong To, hingga berbagai jenis tongkat, diasah oleh umat Tridharma yang mengenakan pakaian sembahyang putih-putih.

Proses pengasahan dilakukan menggunakan media alat penggosok, air, serta perlengkapan lainnya sebagai bagian dari persiapan ritual.

Diketahui, dalam prosesi Cap Go Meh nanti, Tang Sin akan melakukan sejumlah aksi yang terlihat ekstrem. 

Namun bagi umat Tridharma, aksi-aksi tersebut memiliki makna rohani yang mendalam sebagai wujud pengabdian dan doa keselamatan. (Pet)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.