Breaking News: Remaja Ditemukan Tewas Tersangkut di Plafon Gudang Sekolah di Manggar
Hendra March 02, 2026 03:35 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pagi yang tenang di lingkungan SMK Pariwisata Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, mendadak berubah menjadi mencekam, Senin (2/3/2026).

Seorang guru honorer yang hendak membersihkan gudang sekolah justru dikejutkan dengan penemuan sesosok tubuh laki-laki yang tersangkut di atas plafon.

Korban diketahui berinisial MR (16), tercatat sebagai warga Dusun Cemara 1, Desa Kurnia Jaya. Penemuan ini pun langsung membuat pihak sekolah dan warga sekitar geger.

Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Ryo Guntur Triatmoko, seizin Kapolres Belitung Timur, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh saksi bernama M. Anugrah Sepdiyansyah.

"Saksi yang merupakan guru di sekolah tersebut awalnya bermaksud membersihkan gudang. Sesampainya di lokasi, ia melihat material plafon sudah berjatuhan ke lantai," ujar AKP Ryo.

Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian melihat jendela gudang dalam keadaan sudah terbuka. Rasa curiga saksi semakin kuat saat ia melihat ada benda asing yang tersangkut di bagian atas plafon gudang.

"Saat saksi mengintip melalui jendela gudang, ia menyadari bahwa benda yang tersangkut tersebut adalah jasad manusia. Saksi langsung melaporkan temuan itu ke pihak sekolah yang kemudian diteruskan ke Polsek Manggar," lanjutnya.

Mendapat laporan tersebut, Unit Identifikasi Polres Beltim langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi pun memakan waktu karena posisi korban berada di rangka atap.

AKP Ryo menjelaskan, dari hasil pengamatan awal di lapangan, diduga korban masuk ke dalam area plafon melalui bagian luar bangunan. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya sarana yang digunakan korban untuk memanjat.

"Di luar ruangan, kami menemukan dua buah meja yang disusun bertumpuk. Diduga kuat meja tersebut digunakan korban sebagai pijakan untuk naik ke plafon luar sebelum akhirnya masuk ke bagian dalam," jelasnya.

Namun nahas, diduga saat berada di atas rangka baja plafon tersebut, korban mengalami kecelakaan fatal. Polisi menemukan posisi kaki korban masih tersangkut di rangka baja dengan ujung kaki menempel pada kabel listrik.

Kondisi di lokasi saat jasad ditemukan menunjukkan bahwa arus listrik di gudang tersebut masih dalam keadaan menyala. Hal ini menambah tingkat bahaya saat proses pengecekan awal di TKP.

Korban ditemukan mengenakan kaos berwarna hitam dengan tulisan angka 88 di bagian depan serta celana jeans panjang berwarna biru. Saat dievakuasi, jasad korban sudah mengeluarkan aroma tidak sedap.

Setelah berhasil diturunkan dari atas plafon, jenazah MR langsung dilarikan ke RSUD Muhammad Zein Belitung Timur untuk menjalani proses visum luar.

Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa keseharian korban memang sering terlihat di lingkungan sekolah tersebut. Hal ini dikarenakan orang tua dan kakek korban bekerja di SMK Pariwisata itu.

"Korban memang sudah familiar dengan lingkungan sekolah ini karena keluarganya bekerja di sini. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan lebih lanjut dari saksi-saksi di lokasi," kata AKP Ryo.

Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi warga Kurnia Jaya, mengingat usia korban yang masih sangat muda. Garis polisi pun masih terpasang di area gudang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polres Belitung Timur juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan keamanan area gedung sekolah pasca kejadian tragis ini.

 (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.