TRIBUN-TIMUR.COM - Update harga emas Antam hari ini.
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali naik hari ini, Senin (2/3/2026).
Logam Mulia Antam adalah emas murni batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) melalui unit bisnisnya, UBPP Logam Mulia.
Produk Logam Mulia Antam dikenal dengan kadar kemurniannya yang sangat tinggi (99,99 persen) dan telah tersertifikasi secara internasional oleh London Bullion Market Association (LBMA).
Dikutip Tribun-Timur.com dari laman Logam Mulia Antam, harga emas Antam hari ini Senin (2/3/2026) terpantau harga emas ukuran 1 gram sebesar Rp 3.135.000.
Harga tersebut sebelum dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen.
Angka tersebut naik Rp50 ribu dibanding sehari sebelumnya.
Pada Minggu (1/3/2026) harga emas Antam 1 gram seharga Rp3.085.000.
Harga emas Antam hari ini mendekati rekor tertinggi.
Harga emas Antam tertinggi sepanjang masa tercatat pada Kamis, (29/1/2026) yakni tembus Rp3.168.000.
Harga Buyback Ikut Menguat
Seiring dengan melonjaknya harga jual emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ke angka Rp3 jutaan, harga pembelian kembali atau buyback juga ikut terbang tinggi, emberikan angin segar bagi mereka yang ingin merealisasikan keuntungan (profit taking).
Berdasarkan data resmi dari Butik Emas Logam Mulia, harga buyback pada hari ini, Senin (2/3/2026) berada di level Rp2.914.000 per gram.
Angka ini mencatatkan kenaikan tajam sebesar Rp50.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Pada Senin (23/2/2026), harga buyback masih berada di posisi Rp2.813.000 per gram.
Penyebab Kenaikan Harga Emas
Lonjakan tajam harga emas kali ini bukan tanpa alasan.
Faktor geopolitik menjadi katalisator tunggal yang paling berpengaruh.
Dunia saat ini sedang menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan tiga kekuatan besar:
- Serangan Gabungan AS-Israel:
Pasar bereaksi spontan terhadap laporan serangan udara gabungan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah kedaulatan Iran.
Langkah ini diambil menyusul kebuntuan diplomasi terkait program nuklir Teheran.
- Ancaman Balasan Iran:
Iran merespons dengan ancaman penutupan Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui oleh hampir 20 persen pasokan minyak dunia.
Jika blokade terjadi, dunia terancam mengalami krisis energi dan hiperinflasi.
- Kepanikan Pasar (Safe Haven Flow):
Dalam kondisi ketidakpastian perang yang melibatkan kekuatan nuklir, investor global secara masif melepas aset berisiko (seperti saham) dan memindahkan dana mereka ke emas fisik.
Sifat emas yang tahan terhadap inflasi dan tidak bisa dipengaruhi oleh kebijakan politik satu negara menjadikannya "pelabuhan aman" terakhir.
Dilansir Tribun-Timur.com dari Kompas.com, emas dan perak selama ini dikenal sebagai aset safe haven, yaitu instrumen investasi yang cenderung diburu investor ketika ketidakpastian meningkat.
Ketika risiko geopolitik meningkat, investor biasanya mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti saham dan beralih ke komoditas yang memiliki nilai intrinsik lebih stabil
Analis pasar memperkirakan tren tersebut akan kembali terjadi seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Yang Yang, seorang analis pasar,mengatakan, pasar global kemungkinan akan menunjukkan respons risk-off.
“Investasi safe-haven seperti emas dan perak berpotensi mengalami lonjakan harga ke atas saat pembukaan pasar," tuturnya.
Selain emas fisik, kontrak berjangka emas juga mengalami peningkatan karena mencerminkan ekspektasi investor terhadap permintaan dan pasokan logam mulia di masa depan.
Fenomena ini juga terlihat dalam perdagangan elektronik selama akhir pekan ketika pasar utama tutup.
Daftar Harga Emas Antam 2 Maret 2026:
Berikut rincian harga emas batangan Antam (harga sebelum PPh) dikutip Tribun-Timur.com dari logammulia.com:
0,5 gram: Rp1.617.500
1 gram: Rp3.135.000
2 gram: Rp6.210.000
3 gram: Rp9.290.000
5 gram: Rp15.450.000
10 gram: Rp30.845.000
25 gram: Rp76.987.000
50 gram: Rp153.895.000
100 gram: Rp307.712.000
250 gram: Rp769.015.000
500 gram: Rp1.537.820.000
1000 gram: Rp3.075.600.000. (Tribun-Timur.com/ Sakinah Sudin)