Ibu Bhayangkari di Blitar Raup Cuan dari Bisnis Musiman Parcel Lebaran, Tembus 1.000 Pesanan
Sri Wahyuni March 02, 2026 05:45 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Dian Kristina (48), ibu rumah tangga asal Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, ini pandai menangkap peluang usaha. 

Ibu tiga anak yang juga sebagai ibu Bhayangkari ini memanfaatkan momen Ramadan untuk meraup cuan dengan membuka usaha sampingan, yaitu, bisnis parcel atau bingkisan Hari Raya Idul Fitri.

Meski baru berjalan tiga tahun ini, bisnis parcel Lebaran milik Dian terus tumbuh. Pesanan parcel selalu meningkat setiap tahunnya.

"Masyaallah, luar biasa banyak pesanan. Awalnya, pesanan hanya dari teman-teman saya, sekarang banyak pesanan dari orang luar," kata Dian, ditemui di rumahnya, Senin (2/3/2026). 

Saat itu, Dian terlihat sibuk menyelesaikan pesanan parcel dari pelanggan di ruang tamu rumahnya. 

Ia sedang mengemas parcel berisi kombinasi cangkir keramik dan kue kering pesanan pelanggan. 

Kondisi ruang tamu rumah Dian penuh dengan parcel yang sudah siap dikirim ke pelanggan. 

Dian mengatakan, baru tiga tahun ini menjalankan bisnis parcel Lebaran. Ia membuka pesanan parcel hanya saat momen menjelang Lebaran. 

"Parcel yang saya produksi rata-rata sembako, makanan, serta barang pecah belah piring dan cangkir. Tapi, saya juga menerima pesanan parcel sesuai permintaan dan anggaran dari pelanggan," ujarnya.

Dian mematok parcel produksinya dengan harga mulai paling murah Rp 85.000 sampai Rp 350.000 dan paling mahal tidak terbatas sesuai permintaan pelanggan. 

Tiap tahun, pesanan parcel milik Dian terus meningkat. Pada minggu pertama Ramadan tahun ini, Dian sudah menyelesaikan sebanyak 250 pesanan parcel dari pelanggan.

Biasanya, pesanan parcel terus berdatangan saat mendekati hari H Hari Raya Idul Fitri.

Sesuai pengalaman tahun lalu, pesanan parcel di tempat Dian bisa tembus mencapai 1.000-1.500 unit selama Ramadan hingga Lebaran. 

"Pelanggan baru juga banyak yang pesan. Karena, saya posting produk saya di medsos. Di minggu pertama Ramadan ini sudah 250 lebih pesanan masuk," katanya. 

Baca juga: Pemprov Jatim Gelar Sapa Bansos ke-7, Kediri Terima Bantuan Rp15 Miliar

"Perkiraan pesanan terus meningkat. Biasanya, pesanan tambah ramai saat mendekati hari H Lebaran. Pesanan datang dari Surabaya, Tulungagung, dan Blitar," lanjutnya.

Sempat Kerja di Bank Sebelum Jadi Ibu Bhayangkari

Dian bercerita, memulai bisnis musiman parcel Lebaran ini berawal dari coba-coba.

Kebetulan, Dian memang suka membuat kerajinan tangan berupa pernak-pernik maupun suvenir di rumah. 

Ia sempat diminta tetangga membuatkan parcel untuk diberikan kepada tetangganya yang lain. 

"Setelah parcel jadi kok terlihat cantik. Saya foto, saya unggah di medsos. Dari situ ada beberapa teman yang tertarik untuk dibuatkan ketika ada acara," katanya.

Lambat laun, pesanan parcel mulai ramai saat momen menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

Dian kemudian serius melayani pesanan parcel dari pelanggan untuk kebutuhan Hari Raya Idul Fitri. 

"Pesanan parcel ini saya kerjakan sendiri dengan anak-anak. Saya masih belum mencari karyawan untuk membantu mengerjakan pesanan," ujarnya. 

Dian sendiri sebenarnya wanita karier. Ia sempat kerja di Bank Jatim wilayah Blitar selama lebih kurang 10 tahun. 

Setelah menikah dengan anggota Polri, Dian memutuskan resign untuk fokus mengurus keluarga dan anak. 

"Sejak resign, saya menjadi ibu rumah tangga, ngurus anak-anak. Karena, suami sempat pindah tugas ke luar kota. Sedang anak saya tiga," katanya. 

Ketiga anak Dian sekarang sudah besar. Anak pertama kuliah semester enam dan anak ketiga sudah kelas 2 SMA. 

Kini, Dian juga mulai berpikir untuk lebih serius menekuni bisnis parcel miliknya. 

Ia berencana, membuka pesanan parcel tidak hanya saat momen Hari Raya Idul Fitri saja.

"Ke depan, saya ingin buka pesanan parcel setiap hari. Sementara ini, hanya melayani pesanan parcel saat momen Lebaran. Pendapatannya lumayan untuk tambah uang belanja Lebaran," ujarnya.

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.